2019-05-18

BELUM lama ini saya menghadiri upacara nyadran di Sleman. Setiap orang yang hadir diharuskan membawa makanan dan diletakkan di tikar. Saat itu saya juga membawa sekeranjang bunga dan saya taruh di tikar. Salah seorang peserta nyadran yang sudah lanjut usia berkata, Nah, bunga setaman ini adalah makanan untuk orang-orang yang sudah meninggal.

Kiriman:
Titiek T, Jalan Melati Wetan 5/284 Perum Condongcatur Yogyakarta

2019-05-17

SESEORANG minta nomor WA istri kawannya. Oleh kawannya itu diberi nomer dimaksud, dengan nama Istri 2. Selang beberapa saat, seseorang itu kirim WA: Astaghfirullah. Karena si kawan yakin bahwa seseorang itu salah paham, ia menjawab lewat WA: Bukan istri saya yang dua, tetapi istri saya memang punya lebih dari satu nomor telepon.

Kiriman:
Eko Triyanto, Nanggulan Sendangagung Sleman

2019-05-14

SEORANG teman pergi ke sebuah mall. Waktu mau ke lantai 2 dia memilih akan naik eskalator (tangga berjalan) yang ternyata setelah ditunggu beberapa saat tetap diam tidak kunjung bergerak. Hingga akhirnya ada seorang anak yang naik dan otomatis eskalator langsung bergerak. Teman saya melongo, antara malu dan menertawakan diri sendiri karena ternyata kalah pengalaman dengan anak kecil.

Kiriman:
Tri Haryadiyanto, Guru SMK N 2 Pengasih, Jalan Krt. Kertodiningrat Margosari Pengasih KP Yk, 55652

2019-05-13

JARI teman-teman saya yang telah mencoblos dan dicelupkan tinta dalam Pemilu 17 April lalu difoto dan dijadikan status WA. Saya amati warna tintanya biru kehijauan mengkilap. Saya yang baru pertama ikut pemilu, mencelupkan jari saya di tinta agak lama dan saya biarkan kering. Ternyata warna tinta memang menjadi sangat bagus.

Kiriman:
Roro Prawesti Arumita, SMK Karyarini Jalan Laksda Adisucipto 86 Yogyakarta

2019-05-11

TEMAN saya sedang menjalankan ibadah puasa di negara Jerman harus menahan kesabarannya ketika teman-teman facebooknya ada yang mengunggah mau buka puasa yang enak-enak, sebab saat di tanah air sudah masuk waktu berbuka, di negara Jerman masih jam 1 siang dan waktu bukanya bisa sampai pukul 9 malam waktu setempat.

Kiriman:
Wigih Angkoro, Singosaren Lor WB I 994A Kodya Yogyakarta

2019-05-11

SAAT saya bertugas di TPS, datang seorang nenek berusia 70-an tahun. Meskipun buta huruf, nenek itu bersemangat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 17 April lalu. Ketika sampai di petugas pendaftaran, ternyata yang dibawa nenek itu undangan walimatul khitan atau undangan dari seseorang yang punya hajat khitanan. Spontan seisi ruangan jadi gaduh karena tertawa.

Kiriman:
Sutono, Desa Harjosari Kidul RT 16 RW 04 Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal 52194

2019-05-09

MENJELANG bulan Ramadan, banyak bus pariwisata yang masuk Yogya. Namun yang menarik, adalah salah satu bus sebuah SMA di luar Yogya bertuliskan ‘Hindarkan generasi muda dari bahaya...kurang piknik’.

Kiriman:
Vitdru A Tomohona, TK PKK Margoasih, Yogyakarta

2019-05-03

BEBERAPA waktu lalu teman saya ikut senam pagi rombongan lansia. Di tengahtengah pelaksanaan senam, para peserta banyak yang memperhatikan teman saya tadi dan tertawa-tawa. Namun teman saya tetap pede saja, tidak terlalu menanggapinya. Selesai senam, baru beberapa teman lainnya menunjuk celana training teman saya tadi. Aduh, seketika teman saya terkejut begitu melihat celana trainingnya. Ia pun bergegas berlari ke kamar kecil. Karena ternyata ia memakai celana training terbalik, bagian dalam ada di luar. Maklum sudah lansia...

Kiriman:
Drs Subagya, Jalan Srikaloka No 7 Bugisan, Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta

2019-05-02

DI sebuah desa di Boyolali, Jawa Tengah, terpasang rambu-rambu dengan tulisan berderet: Dilarang Masuk Kampung Ini: 1. Pemulung. 2. Pencuri. 3. Pengemis. 4. Pengamen. 5. Pencari Melinjo. 6. Pemabuk. 7. Pengasak. 8. Pembuang Sampah. Jika dilanggar, dimassa. Makanya desa itu aman, tenteram. Namanya Desa Pakelan, Karangduren, Sawit, Boyolali.

Kiriman:
Haura Arzaqi Wijayantri, 8B SMP Muhammadiyah, Jalan Kliwonan, Kutoarjo 54212

2019-04-29

SEORANG pembeli sandal jepit warna selang seling khas Yogyakarta di kawasan wisata Taman Sari, Kraton Yogyakarta, setelah memilih dan mencobanya, saat membayar mengatakan, Ini bu beli sandal selingkuhnya sepasang, cokelat dan hitam. Penjual pun bertanya, Lho kok sandal selingkuh mbak? Itu sandal I Love Yogya, bukan sandal selingkuh!

Kiriman:
Suhartoyo, Sribit Kidul, Sendangtirto, Berbah, Sleman

2019-04-27

BIASANYA seseorang alergi terhadap masakan seafood. Tapi rekan kantor saya alergi masakan daging ayam. Dia pernah dikerjai teman-temannya saat ultah, disuguhi masakan daging ayam dan dipaksa makan. Seketika tubuhnya gatal-gatal merah dan bentol-bentol. Berobat ke dokter, hanya tertawa geli lantaran kok bisa alergi daging ayam? Atas saran dokter, teman saya dilatih terus untuk makan masakan daging ayam agar antibodinya terbentuk. Sekarang teman saya itu tidak alergi masakan daging ayam lagi.

Kiriman:
Aribowo, Jalan Gunung Sari 113 RT 08 RW 12 Sidanegara Cilacap 55223

2019-04-21

JIKA anda jalan menuju ke perumahan Pelemsewu, melalui jalan perempatan Samsat Sewon Bantul dari timur ke barat, maka terlihat di samping kiri jalan ada beberapa petak sawah dikelilingi tembok tinggi. Pada dinding tembok ditulisi dengan huruf besar, ‘Good Bye Sawah, welcome polusi’. Sindiran unik untuk tata ruang kawasan itu.

Kiriman:
Dede Sulaeman Apandi, SD 1 Padokan, Bantul

2019-04-08

SETELAH bel tanda selesai ujian berbunyi, seorang siswi meminjam handphone Ibu Guru untuk pesan ojek online, karena saat itu orangtuanya tidak bisa menjemputnya. Ketika ojek datang, tukang ojek langsung menyerahkan helm kepada sisiswi, lalu memutar balik motornya dan langsung tancap gas. Siswi yang baru memakai helm, berteriakteriak memanggil Pak Ojek. Motor ojek terus melaju, meski si siswi belum naik boncengan ojek.

Kiriman:
Rini Setyani, MTsN 1 Yogyakarta

2019-04-07

KETIKA sedang berada di sawah, mendadak teman saya menjerit histeris. Saya kira dia digigit ular. Ternyata ia digigit kepiting, karena ulahnya sendiri. Mula-mula ia menggoda kepiting dengan rumput agar digigit, tetapi kepiting itu hanya diam. Ketika digoda dengan jempol tangan, kepiting itu langsung menggigitnya dan gigitan itu baru lepas setelah berulang kali dikibaskan.

Kiriman:
Cahyo M, Jalan Nyi Ageng Serang 60 Bantul

2019-04-05

SEORANG nenek penjual makanan tradisional gathot dan growol di salah satu pasar di Kulonprogo, siap berjualan. Kebetulan, anak, menantu dan cucunya sedang menginap di rumah sang nenek. Ketika akan berangkat, si cucu bertanya kepada ibunya, apa dagangan yang dijual sang nenek dan minta dibelikan. Seketika si nenek menangis, karena ia lupa menawari gathot dan growol kepada cucunya.

Kiriman:
Rika Dian Mayawati AMd, Jalan Ngogopuro Gang III/2D RT 01 RW 01 Gowok Yogyakarta 55281

BERITA LOKAL

SERBA SERBI