2019-06-16

LEBARAN tahun ini saya salat Id di salah satu lapangan, diikuti ratusan jamaah. Setelah selesai salat Id dua rakaat, panitia mengumumkan bahwa salat harus diulang karena pada rakaat kedua imam lupa tidak membaca Fatihah. Ketika salat Id diulang, imam juga nyaris lupa membaca Fatihah.

Kiriman:
Dewi Lestari, Pepe RT 1 Trirenggo, Bantul 55714

2019-06-14

SAUDARAKU dari Jambi yang akan menikah, membeli cindera mata di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Karena modelnya bagus-bagus, saudaraku terlalu banyak memilih cindera mata. Sampai di rumah, ia mengatakan bahwa pedagang cindera mata menyebut saudaraku itu kikrik (bahasa Jawa yang artinya rumit dalam melakukan pilihan). Ia pun mengira kikrik artinya anak anjing.

Kiriman:
Rahayu Rumiyatun, Mancasan Lor 114 RT 04 RW 15 Sero, Condongcatur Depok Sleman 55283

2019-06-12

KETIKA imam sudah berdiri dan salat Id siap dimulai, tiba-tiba di dalam masjid terdengar piyik... piyik. Ada anak ayam kebingungan mencari induknya. Akibatnya jemaah menjadi gaduh. Setelah diusut, anak ayam itu berasal dari tumpukan tikar di bagian belakang jemaah.

Kiriman:
Dwi Lestari, Pepe RT 1 Trirenggo Bantul 55714

2019-06-11

SAAT saya terjebak macet di pertigaan Bundaran Kartasura belum lama ini, ada mobil yang terus-menerus membunyikan klakson. Ketika saya tengok lewat kaca spion, sopirnya memberi isyarat kalau ada ayam yang tercecer dari mobil pick up. Spontan sopir pick up itu turun dan mengambil ayam miliknya, seraya mengucapkan terimakasih.

Kiriman:
Agung Hartono, Garuman Kalitengah, Kaliwedi Klaten 57461)

2019-06-10

SAYA pernah bertanya kepada orang gila yang memancing di sungai dengan umpan pisang mentah. ”Le mancing wis oleh, pa?” Dia malah balik bertanya, ”Kowe ki edan, pa? Wong mancing pakane nganggo gedhang mentah kok oleh iwak.

Kiriman:
Ambar Isnaini, Sendangadi RT 02 RW 13 Sleman

2019-06-10

SAYA pernah bertanya kepada orang gila yang memancing di sungai dengan umpan pisang mentah. ”Le mancing wis oleh, pa?” Dia malah balik bertanya, ”Kowe ki edan, pa? Wong mancing pakane nganggo gedhang mentah kok oleh iwak.”

Kiriman:
Ambar Isnaini, Sendangadi RT 02 RW 13 Sleman

2019-06-03

SAAT tes masuk pondok pesantren setingkat SMP, seorang anak ditanya sudah hafal Alquran berapa juz? Si anak menjawab, ”Saya hafal blas juz.” Sang ustad yang awalnya heran menjadi tertawa, karena ternyata yang dimaksudkan adalah ”babar blas alias belum hafal satu juz pun.

Kiriman:
Misbahussurur ST,, Cangakan Baran RT 01 RW 05 Kalitirto, Berbah Sleman 55573

2019-05-31

BULAN Mei 1918, saya berada di Hongkong dan mengunjungi Victoria Park pada hari Minggu. Saya lihat sekumpulan TKW Indonesia berseragam kaos dengan tulisan Kowbass Ciber HK. Ternyata itu singkatan Komunitas Wong Banyumas Satria Cilacap Bercahaya.

Kiriman:
Ridwan Arif Nugroho, Sleman Yogyakarta

2019-05-29

KETIKA akan njagong pernikahan di Kampung Arab Tanungsari Klirong Kebumen, bus yang saya tumpangi melewati jalan rusak. Bus jadi oleng ke kanan dan ke kiri, sehingga ada penumpang seorang ibu berteriak, ”Masya Allah, kiye goyang dhombret, nganti inyong kejedot.” Spontan para penumpang tertawa.

Kiriman:
M Prabaningrum, Desa Meles RT 03 RW 04 Adimulyo Kebumen 54363

2019-05-27

RABU 15 Mei lalu, masjid di dusun kami kedatangan rombongan tarawih keliling perangkat desa. Usai tarawih, dilakukan penyerahan bantuan simbolis oleh kepala desa. Mendadak ada jerit histeris, karena sarung Pak Lurah melorot.

Kiriman:
Jazamah Fitriyani, MAN 2 Sleman Jalan Tajem Maguwoharjo

2019-05-26

MENJELANG Lebaran 2019 ini, ruang tunggu loket pembelian tiket di Stasiun Klaten ditempeli tulisan imbauan dari Sat Bimas Polres Klaten. Bunyinya: Mari Kita Tingkatkan Kewaspadaan dari Gangguan Kamtibmas. Penipuan, Gendam, Curat, Curas. Diawali dari Kita dan Keluarga. Wis, wayahe... wayahe... wayahe!

Kiriman:
Suwarno, pedagang keliling mainan anak-anak, Jalan Raya Utara 73 Wedi Klaten 57461

2019-05-26

MENJELANG Lebaran 2019 ini, ruang tunggu loket pembelian tiket di Stasiun Klaten ditempeli tulisan imbauan dari Sat Bimas Polres Klaten. Bunyinya: Mari Kita Tingkatkan Kewaspadaan dari Gangguan Kamtibmas. Penipuan, Gendam, Curat, Curas. Diawali dari Kita dan Keluarga. Wis, wayahe... wayahe... wayahe!

Kiriman:
Suwarno, pedagang keliling mainan anak-anak, Jalan Raya Utara 73 Wedi Klaten 57461

2019-05-25

SAAT arisan trah Trnokaryo di Plumbon Banguntapan Bantul, anak saya berkata kepada budenya yang baru saja datang, bahwa arisan sudah selesai. Pakde menyahut, ”Hayo... pakai jilbab tidak boleh bohong.” Ketika anak saya mengeluh bahwa ibunya belum juga datang, Pakdenya menyahut, Ibumu tidak jadi datang. Masih di rumah. Anak saya membalas, ”Hayo... pakai pecis jangan bohong.”

Kiriman:
Efiyati, Jerulegi RT 22 Banguntapan Bantul 55198

2019-05-23

KEPONAKAN saya berusia tujuh tahun, sewaktu Pemilu 17 April lalu ikut ibunya melaksanakan pencoblosan, sampai di bilik suara. Sampai di rumah, ia menangis, karena yang dicoblos ibunya tidak sesuai keinginannya. Si anak kemudian ngambeg. Setelah diberi uang Rp 2 ribu untuk jajan, ia berhenti menangis dan tidak protes lagi. Wah, money politic, kata sang ibu.

Kiriman:
Agus Maryadi MD, Kajor RT 03 RW 01 Nogotirto, Gamping Sleman

2019-05-21

RABU (15/5) malam tadarusan di salah satu warga RT 33 RW 08 Warungboto. Beliau selalu menyelipkan amplop berisi uang pada setiap kardus makanan buat para jemaah. Alhamdulillah, bisa buat beli baju Lebaran.

Kiriman:
Riefqi Ramadhansyah, Kampus Amikom Babarsari Yogyakarta

BERITA LOKAL

SERBA SERBI