DIY Editor : Danar Widiyanto Selasa, 21 Mei 2019 / 21:50 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab MoU

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melakukan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman/kerjasama dengan Pemkab Kulonprogo dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk  peningkatan perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan pada pemberi kerja/pelaku usaha di Kulonprogo.

Diungkapkan Bupati Hasto Wardoyo,  kerjasama ini pada prinsipnya untuk menyamakan presepsi dalam pemikiran melindungi tenaga kerja. Baik tenaga kerja yang ada di pemerintahan maupun di luar pemerintahan. "Berkenaan dengan berakhirnya nota kesepahaman kerjasama BPJS pada 2017 lalu, maka dilakukan perpanjangan nota kesepahaman tersebut agar kegiatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab," kata Hasto, Selasa (21/05/2019), di Bale Agung Wates. Hadir Wabup Sutedjo dan Kadinas Nakertrans Eko Wisnu Wardhana.

Selain dilakukan juga diserahkan penerima klaim JHT Rp 33,2 juta kepada Kasimin (PDAM),   Happy Rosdianan M  (BPR Nusamba Temon) Rp 18,5 juta. Penerima klaim Jaminan Kematian @ Rp 24 juta, yakni Almh Asih Handayani (PKH), Alm Ngadiyanto (perangkat desa).

Sofia Nur Hidayati Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kulonprogo menyatakan, program BPJS Ketenagakerjaan bertujuan menjamin  pekerja dan keluarganya agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak pada saat terjadi resiko yang menyebabkan berkurangnya atau hilangnya penghasilan. Serta  meningkatkan kesejahteraan dan produktifitas kerja dan memberikan kepastian jaminan melalui program Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), maupun Jaminan Kematian (JM). Para pekerja di sektor swasta kini bisa menikmati pensiun bulanan layaknya PNS dengan mengikuti program Jaminan Pensiun.

"BPJS Ketenagakerjaan DIY menargetkan sebesar 92.573 tenaga kerja peserta jaminan sosial baru termasuk di dalamnya sebanyak 3.928 tenaga kerja untuk Kabupaten Kulonprogo. Untuk perkembangan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kulonprogo,  penerima upah per 30 April 2019 untuk perusahaan/badan usaha/usaha perseorangan/pemberi 1.097 dan tenaga kerja 9.601. Pekerja bukan penerima upah/informal 2.059 tenaga kerja. Sementara itu untuk pembayaran 1.159 klaim sebesar Rp 6,4 miliar," tambah Sofia.(Wid/Rul)