Olahraga Agregasi    Senin, 20 Mei 2019 / 15:55 WIB

Rossi Keluhkan Kecepatan Motornya di Sirkuit Le Mans

LE MANS, KRJOGJA.com – Perasaan pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, campur aduk usai balapan MotoGP Prancis 2019. Meski senang dengan hasil berupa finis kelima, pria berpaspor Italia itu tetap kecewa dengan kecepatan serta akselerasi motor Yamaha YZR M-1 di Sirkuit Le Mans.

Valentino Rossi memulai balapan Minggu 19 Mei 2019 malam WIB tersebut dari posisi lima. Namun, ia kesulitan untuk menyodok ke depan dan menggangu empat pembalap lain. Untungnya The Doctor masih bisa mempertahankan posisi dari kejaran pembalap lain di belakang.

Pria berusia 40 tahun itu mengeluhkan lambatnya kecepatan puncak (top speed) dan akselerasi Yamaha di Sirkuit Le Mans. Rossi mengakui Yamaha memang tidak pernah punya sejarah yang bagus dengan kecepatan, tetapi situasi di seri Prancis benar-benar mengkhawatirkan.

“Saya berusaha untuk membalap dengan maksimal, tetapi tidak cukup cepat. Saya kehilangan banyak waktu di trek lurus dan akselerasi di tikungan lambat. Sisi positifnya saya cukup bagus pada akhir balapan,” tutur Valentino Rossi, mengutip dari Crash, Senin (20/5/2019).

“Perbedaan kecepatan dengan Honda sekarang terlalu jauh di trek lurus. Coba saja lihat data. Kami benar-benar menderita. Dalam sejarahnya, sejak 2004 Yamaha tidak pernah bagus di lintasan lurus. Kami memakai sayap baru untuk mencegah wheelie dan ada sedikit peningkatan pada akselerasi, tetapi jelek pada top speed,” tukas juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.

Keluhan Valentino Rossi tersebut tidak sembarangan. Pembalap bernomor motor 46 itu hanya mencatat top speed 300 kilometer per jam (km/jam). Selisihnya cukup jauh dibanding pembalap Ducati tercepat, Andrea Dovizioso, yakni 310 km/jam dan pembalap Honda, Cal Crutchlow, yang mencapai 309 km/jam. (*)