Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 18 Mei 2019 / 07:17 WIB

Modal Asing Rp 11,3 T Keluar dari Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang keluar dari Indonesia alias capital outflow pada 13-16 Mei 2019 mencapai Rp11,3 triliun. Hal ini terjadi karena sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan China kembali memanas.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan ketegangan hubungan perdagangan kedua negara berhasil menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan global. Ketidakpastian itu selanjutnya membuat para investor yang sebelumnya sudah mengalirkan modal ke negara berkembang, termasuk Indonesia, justru memilih untuk mengeluarkan dananya lagi. "Ini menimbulkan dampak peralihan modal yang semula masuk malah kembali ke negara-negara maju," ucap Perry.

Dampak perang dagang, sambungnya, langsung menekan instrumen portofolio di pasar keuangan yang bersifat jangak pendek, baik Surat Berharga Negara (SBN) maupun saham. Padahal, menurut catatan Perry, aliran modal asing masih masuk ke Tanah Air pada awal bulan.

Hal ini lantaran imbal hasil (yield) SBN masih cukup menarik, yaitu di kisaran 8,02 persen. "Tapi dalam dua minggu ini (dana asing) keluar karena merespons ketidakpastian di pasar keuangan global," jelasnya. (*)