Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 17 Mei 2019 / 22:43 WIB

Tak Puas Hasil Pemilu, Sampaikan ke MK

KUDUS, KRJOGJA.com - Jajaran aparat Polres Kudus melakukan pemantauan warga Kota Keretek untuk memastikan tidak ada yang berangkat ke Jakarta, menjelang pengumuman hasil perhitungan suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Warga diminta tidak ikut- ikutan melakukan apa yang disebut sebagai gerakan nasional kedaulatan rakyat, atau sebelumnya dikatakan sebagaipeople power.

Pihak kepolisian mendapatkan informasi, jika mulai 21 Mei sudah ada yang berangkat ke Jakarta. “Semoga tidak ada yang ikut dalam kegiatan itu,” kata Kapolres Kudus AKBP Saptono, disela kegiatan “Doa, Buka bersama dan Tarawih Keliling MUI dalam menjalin kebersamaan semua elemen masyarakat paska Pemilu 2019" di Mapolres Kudus, Jumat (17/05/2019) petang.

Dikatakan, apabila masyarakat tidak puas dengan hasil pemilu, maka ada mekanisme yang ditempuh yaitu melalui Mahkamah Konstitusi (MK). Gerakan people power dengan turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi memang tidak dilarang. Namun demikian harus disesuaikan aturan, jangan menganggu ketertiban umum atau mengganggu hak asasi manusia lainnya.

Polres Kudus menggelar doa bersama paska Pemilu, dengan tujuan mengakrabkan semua elemen masyarakat yang sebelumnya beda pilihan. Kegiatan diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, serta tim sukses dari masing-masing kontestan. “Perlu sikap toleran dari seluruh masyarakat, dan jaga Kudus agar tetap kondusif hingga hasil penghitungan KPU diumumkan,” pintanya.

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kudus, Muhammad Ihsan meminta seluruh masyarakat menahan diri agar negara ini tetap aman, tidak terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang justru dapat membawa kehancuran. Pihaknya berharap Kudus tetap sejuk dan damai.

Sementara, salah satu perwakilan DPC Partai Gerindra Kudus, Sandung Hidayat menyampaikan apresiasinya terhadap kepolisian dan TNI yang sudah melaksanakan tugas pengamanan Pemilu 2019, hingga berjalan lancar dan aman. “Jangan ada permusuhan” tegasnya. (Trq)