Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 17 Mei 2019 / 16:35 WIB

Tidak Terima Dipecat Karena LGBT, Kapolda Jateng Digugat Anak Buah

SEMARANG, KRJOGJA.com - Nasib tidak beruntung dialami seorang polisi muda berinisial TT yang dipecat dari kesatuan karena diduga mempunyai kelainan orientasi seksual. Tidak terima diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH), TT yang terakhir menyandang pangkat Bripda menggugat Kapolda Jateng lewat PTUN Semarang.

 

"Terhadap anggotanya saja seperti itu, kalau ada masyarakat yang dianggap menyimpang (orientasi seksnya) apakah tidak dapat pelayanan atau keadilan. Itu tadi, prinsip non diskriminasi," ungkap Maruf Bajammal kuasa Hukum TT dari LBH Masyarakat kepada wartawan, Jumat (17/5/2019).

Maruf Bajammal mengatakan kasus TT berawal pada Februari 2017 kliennya ditangkap Polres Kudus dituduh memerasan. Namun, tuduhan tersebut tidak terbukti, apalagi orang disebutkan korban yang dimintai keterangan membantahnya.

Walau demikian TT sebagai anggota Dit Pamobvit Polda Jateng, tetap diperiksa Polda tetapi menyangkut kasus lain terkait kelainan orientasi seksual. "Semula pemeriksaan tanpa adaanya laporan, namun tanggal 16 Maret 2017 tiba tiba ada. Jadi diperiksa dulu baru ada laporannya, itu pun bukan laporan masyarakat", tambahnya.

Menurut Maruf kliennya TT dinyatakan melanggar Peraturan Polri tentang kode etik Perkap no 14 tahun 2011 sehingga membuat kliennya diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH). Di PTDH, tentu TT kaget dan tidak terima, lalu melakukan upaya banding ke komisi banding tapi ditolak.

TT meski tidak mengelak dirinya memiliki orientasi seksual menyimpang dalam hal ini suka sesama jenis namun tetap kecewa dan melakukan upaya lain menggugat Polda Jateng dalam hal ini Kapolda lewat PTUN Semarang. Gugatan dilayangkan 26 Maret 2019 dan hinggà sekarang masih berjalan.

Sementara Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja menjelaskan data Propam Polda Jateng menyebut TT dijerat pasal 7 ayat(1) huruf b dan pasal 11 huruf c Perkap 14 tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri (KEPP). (Cry)