Jateng Editor : Agus Sigit Jumat, 17 Mei 2019 / 15:32 WIB

Pedagang Mengeluh Sepinya Pasar Baledono

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Pedagang Pasar Baledono mengeluhkan sepinya penjualan kepada Bupati Agus Bastian SE MM, saat orang nomor satu di Kabupten Purworejo itu inspeksi mendadak di pasar, Jumat (17/5). Mereka meminta pemerintah kabupaten (pemkab) membuat terobosan untuk meramaikan pasar tersebut.

Puluhan pedagang kompak secara bergantian menyuarakan keluhan tersebut. Bahkan mereka juga mengajak bupati meninjau Blok A sisi utara yang lebih sepi. "Banyak pedagang yang membiarkan kiosnya kosong, mereka berjualan di luar pasar," kata pedagang Blok A Sri Utami, kepada KRJOGJA.com.

Menurutnya, masih banyaknya pedagang yang berada di luar menyebabkan Pasar Baledono sepi. Konsumen, lanjutnya, memilih belanja di luar karena tidak perlu repot naik-turun lantai dua pasar tersebut. Jenis dagangan yang dijual di luar dan di lantai dua pasar adalah sama, yakni sembako, mulai sayur hingga bumbu kering.

Pedagang lain, Edi Setyo menambahkan, pasar akan lebih ramai apabila angkutan perdesaan trayek Purworejo - Bener dan Purworejo - Loano, diarahkan lewat Jalan A Yani sebelum masuk Terminal Kongsi. "Sekarang belum, baru angkutan trayek Kaligesingan yang lewat dan 'ngetem' di parkir timur pasar," terangnya.

Agus Bastian mengatakan, sepinya pasar karena beberapa faktor diantaranya ada banyak pasar desa dan kecamatan yang mudah dijangkau. Pedagang juga terlalu lama menunggu selesainya revitalisasi pasar tersebut. "Tentu banyak pelanggan yang beralih langganan setelah Pasar Baledono terbakar 2013 lalu," ucapnya.

Untuk mengembalikan kondisi pasar seperti sebelum terbakar, katanya, diperlukan kreativitas dan ada tampilan yang berbeda dengan pusat perdagangan lainnya. "Kondisi ini jadi perhatian kami dan butuh proses, pedagang harus masuk sesuai kios mereka, setelah itu kita atur lagi. Kita atur lagi manajemen sehingga semua senang," tuturnya.

Terkait trayek angkutan perdesaan, bupati memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Purworejo untuk segera merealisasikan pengalihan jalur. "Saya mau besok (Sabtu, 18/5-red), harus sudah dialihkan lewat Jalan Ahmad Yani," tegasnya. (Jas)