Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 17 Mei 2019 / 11:08 WIB

Penuhi Kebutuhan Pemudik, Pasokan BBM Ditambah


SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pasokan cadangan bahan bakar minyak (BBM) di Sukoharjo selama puasa Ramadan hingga Lebaran ditambah sebesar tujuh persen khususnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur mudik. 

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Jumat (17/5) mengatakan, hasil evaluasi selama puasa Ramadan hingga Lebaran termasuk saat arus mudik dan balik terjadi peningkatan rata rata kebutuhan BBM sekitar 3 - 4 persen. Kebutuhan pada saat itu mampu dipenuhi semua oleh SPBU yang tersebar disejumlah wilayah di Sukoharjo. 

Sutarmo memprediksi kebutuhan BBM akan mengalami peningkatan lebih tinggi diatas lima persen. Karena itu perlu dilakukan persiapan sebagai antisipasi terjadinya kekurangan selama puasa Ramadan hingga Lebaran. Bentuknya seperti dilakukan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo dengan mengajukan tambahan stok BBM sebesar tujuh persen ke PT Pertamina.

"Total ada 24 SPBU tersebar dibeberapa wilayah di Sukoharjo. Namun dari jumlah tersebut tidak semua mendapatkan tambahan stok BBM. Penambahan hanya dilakukan terhadap SPBU yang berada di jalur padat kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran."

Menurut Sutarmo selama puasa Ramadan hingga Lebaran sekaligus menghadapi arus mudik dan balik Lebaran Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo sudah meminta kepada para pemilik SPBU untuk membuka usahanya selama 24 jam non stop. Hal itu penting karena tingginya aktifitas kegiatan masyarakat termasuk membutuhan BBM.

"SPBU kami minta buka 24 jam penuh karena tingginya kebutuhan masyarakat mendapatkan BBM saat arus mudik dan balik Lebaran. Jangan sampai masyarakat atau pemudik mengalami kesulitan membeli BBM karena SPBU tutup atau stok habis," lanjutnya. (Mam)