DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 17 Mei 2019 / 01:26 WIB

Lompat Jendela Rusunawa, Mahasiswa Gondol Laptop

YOGYA, KRJOGJA.com - Seorang mahasiswa nekat mencuri laptop milik temannya sendiri. Aksi pencurian dilakukan Sry (24) mahasiswa asal Magelang Jawa Tengah lantaran ia tak memiliki uang setelah dipecat dari tempatnya bekerja. Pelaku berhasil ditangkap saat hendak menjual laptop curian di suatu konter.

Peristiwa ini bermula saat tersangka mendatangi temannya yang tengah bekerja di suatu mall kawasan Depok Sleman. Ketika itu korban bernama Ahmad Fajar Nur Rohman (21) mahasiswa asal Indramayu Jawa Barat juga datang ke tempat itu.

Kepada dua orang temannya pelaku curhat jika ia telah diberhentikan dari tempatnya bekerja di suatu klinik hewan kawasan Seturan Sleman. Tersangka mengaku setelah dipecat ia tak memiliki pengahasilan dan tidak punya tempat tinggal.

Karena merasa iba akhirnya korban mengajak tersangka untuk tidur di tempat tinggalnya Rusunawa Jogoyudan Yogyakarta. Pelaku bersedia dan mereka bertiga menuju ke Rusunawa Jogoyudan untuk bermalam di sana.

Keesokan harinya korban dibangunkan oleh temannya dan menanyakan keberadaan pelaku. Korban tak mengetahui dan ternyata tersangka telah pergi meninggalkan rusunawa dengan cara melompat dari jendela.

Korban dan temannya segera mencari tersangka. Saat hendak keluar kamar korban mengambil tas, namun terasa ringan. Ternyata laptop dalam tas itu sudah raib digondol pelaku.

"Korban mencari tersangka di rumah orangtuanya di Magelang, ternyata tidak ada. Korban juga mendatangi kost maupun tempat kerja tersangka, namun juga tidak ada," ungkap Kapolsekta Jetis, Kompol Hariyanto di ruang kerjanya, Kamis (16/05/2019).

Korban kemudian memutuskan untuk memposting foto pelaku di jejaring sosial berikut identitasnya. Beberapa hari kemudian pada unggahan tersebut muncul komentar yang menyatakan telah berhasil menemukan pelaku di Wijilan Kraton.

"Tersangka di depan konter sedang mengotak-atik laptop milik korban yang dicuri. Setelah ditangkap ia lalu dibawa ke rusanawa kemudian diserahkan kepada anggota kami beserta barang bukti," tegasnya. (Van)