Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 17 Mei 2019 / 01:10 WIB

Masjid Istiqlal Direnovasi, Ciri Khas Dipertahankan

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah melakukan renovasi pertama Masjid Istiqlal sejak mulai beroperasi pada 1978 silam. Meski ada perombakan, namun struktur dasar bangunan seperti desain dan ciri khas atau landmark tidak akan dihilangkan.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga dalam keterangannya menegaskan, proses renovasi ini tidak akan merubah struktur. Bahkan pihaknya berusaha untuk meningkatkan fungsi landmark dari Masjid Istiqlal.

"Nah ini tentu saja kita akan renovasi agar fungsinya semua menjadi lebih baik. Tidak ada yang berubah. Bahkan fungsi landmark-nya misalnya taman, air mancur dan sebagainya justru kita tingkatkan," ungkap dia, Kamis (16/5/2019).

Dalam masa awal pengerjaan hingga memasuki Lebaran nanti, Danis menerangkan, itu masih akan bergerak di sisi bawah atau basement bangunan yang secara fungsi merupakan ruang penunjang seperti area perkantoran.

Sebagai catatan, Masjid Istiqlal merupakan buah karya arsitek Friedrich Silaban yang proses pembangunannya memakan waktu hingga 17 tahun sejak 1961.

Dalam proses renovasi pertama ini, Kementerian PUPR bersama Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal coba menangkan 3 filosofi. Antara lain, Hablum Mknallah dengan memperbaiki badan bangunan dengan segala interiornya, lalu Hablum Minannas dengan membuat plaza dan tempat rekreasi menjadi lebih aman, serta Hablum Minal Alamin yakni menjaga hubungan baik dengan alam.

Lebih lanjut, Danis mengatakan, proses renovasi ini juga dipertimbangkan untuk turut menambah kapasitas parkir di area masjid hingga sekitar 2.000 unit kendaraan.

Namun begitu, sambungnya, segala proses pengerjaan itu tidak akan mengubah daya tampung jamaah di dalam Masjid Istiqlal.

"Itu tetap. Seperti tadi, kita tidak akan mengubah struktur dan sebagainya, tapi bagaimana kita merenovasi dan merehabilitasi hal-hal sehingga menjadi lebih baik. Tapi kalau di luar, di taman kemudian gerbang dan sebagainya, itu akan ada peningkatan dan perbaikan," urainya.

Namun begitu, ia masih memperhitungkan apakah kapasitas masjid secara keseluruhan akan berkurang atau tidak dengan adanya proses renovasi ini.

"Kita akan evaluasi. Kita kan baru mulai bekerja. Tentu saja ada hal-hal yang ditutup, misal kapasitas ruang dan sebagainya akan berkurang, tidak seperti sekarang," tukas Danis.(*)