DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 16 Mei 2019 / 12:50 WIB

Sleman Targetkan Angka Kemiskinan Tahun Ini 7,6 Persen

SLEMAN, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten Sleman terus menurunkan angka kemiskinan. Berdasarkan data tahun 2018, angka kemiskinan masih sekitar 8,77 persen. Ditargetkan akhir tahun ini, angka kemiskinan bisa mencapai 7,6 persen.

Bupati Sleman, Drs Sri Purnomo MSi, mengatakan selama tiga tahun ini, angka kemiskinan di Kabupaten Sleman sudah menurun. Untuk tahun 2016, angka kemiskinan sekitar 10,60 persen, tahun 2017 turun menjadi 9,48 persen dan tahun 2018 turun lagi menjadi 8,77 persen. “Berbagai upaya kami lakukan untuk menyejahterakan masyarakat,” jelas Bupati Sleman.

Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Sleman terus dilakukan. Bahkan Pemkab Sleman telah memperoleh banyak penghargaan dari pemerintah. Di antaranya Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018 memperoleh Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dapat predikat Kabupaten Layak Anak Nindya.

“Bahkan untuk WTP, kami telah memperoleh 8 kali secara berturut-turut. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan perlu terus dipertahankan,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Bupati Sleman, Dra Sri Muslimatun MKes, menambahkan angka kemiskinan tahun ini ditargetkan 7,6 persen. Untuk mencapai angka tersebut, Pemkab telah melakukan berbagai cara dan program.

“Kami akan terus melakukan pemberdayaan masyarakat, optimalkan kader dan pendampingan. Selain menurunkan angka kemiskinan, kami juga akan menjaga keluarga yang sudah tidak miskin supaya tidak jadi miskin lagi,” tutur Muslimatun.

Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Haris Sugiharta, meminta Bupati Sleman beserta jajarannya untuk mewujudkan visi dan misi. Di samping itu, Bupati juga menjadi motor penggerak untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Bagaimana untuk mewujudkan kabupaten mandiri, sehat dan cerdas. Selain itu mengimplementasikan Sleman ‘Smart Regency’,” harapnya. (Sni)