DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 16 Mei 2019 / 11:14 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Selama 14 Hari

BANTUL, KRJOGJA.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul berencana melakukan rekayasa lalu lintas selama 14 hari pada H-7 dan H+7 untuk arus mudik dan arus balik masa Lebaran. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengurangi potensi kemacetan di titik tertentu pada hari libur Lebaran.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul Agus Jaka Sunarya menuturkan kesiapan Dishub selain rekayasa lalu lintas yakni mencari dan memberikan rambu petunjuk arah menuju jalur alternatif. Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi terkait pemantapan sarana prasarana keselamatan lalu lintas di antaranya kondisi jalan dan kondisi jembatan terutama di kawasan perbukitan.

"Kami intens melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul terutama wilayah yang rawan seperti kawasan Dlingo dan beberapa kawasan lain," jelasnya.

Terkait pemenuhan sarana dan prasarana lalu lintas, imbuhnya, sudah terpasang pada bulan Mei ini. Beberapa di antaranya yakni Rambu Petunjuk Penegas Jurusan (RPPJ), rambu-rambu portabel maupun marka jalan dan rambu lainnya. "Termasuk kondisi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) dari sebanyak 14 titik di Bantul diharapkan dapat berfungsi dengan baik dan dalam kondisi ready," katanya. (Aje)