DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 16 Mei 2019 / 09:52 WIB

Jalan Jurangkah - Dalangan Tak Siap Dijadikan Jalur Alternatif

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Ruas jalan kabupaten Jurangkah - Dalangan tidak layak menjadi jalur alternatif untuk mengurai kepadatan atau kemacetan kendaraan di masa Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 dengan adanya bottleneck atau penyempitan jalan nasional di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA).

Di sepanjang jalan Jurangkah - Dalangan dalam kondisi rusak menyusul ruas jalan tersebut menjadi jalur truk proyek pengangkut bahan tambang galian C. Jalan yang diperuntukkan kendaraan pribadi ukuran kecil dan harus berhati-hati.

“Hanya itu satu-satunya jalan alternatif yang ada. Jalan alternatif lain tidak ada karena Jalan Jalur Lintas Selatan-Selatan (JJLSS) masih dalam pengerjaan dan belum bisa difungsikan,” ujar Nurcahyo Budi Wibowo, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Kulonprogo.

Hal tersebut disampaikan ketika dikonfirmasi upaya perbaikan terhadap kerusakan sejumlah ruas jalan kabupaten menjelang Idul Fitri mendatang. Pada masa Lebaran diperkirakan terjadi peningkatan volume kendaraan di jalan kabupaten, provinsi maupun jalan nasional di Kulonprogo.

Jalan Jurangkah - Dalangan sepanjang kurang lebih 8 kilometer (Km) meliputi ruas jalan Jurangkah - Pripih, Pripih - Kokap, Tonobakal -Girigondo, Girigondo -Demen dan ruas jalan Jombokan - Dalangan. Di sepanjang jalan mengalami kerusakan berat dan sedang. Kepala Dinas PUPKP Kulonprogo, Gusdi Hartono mengatakan menerapkan strategis khusus mengatasi kerusakan jalan kabupaten menghadapi peningkatan volume kendaraan di masa Idul Fitri.

Menurutnya, sedang berlangsung melakukan perbaikan terhadap kerusakan jalan yang ditargetkan dapat dilewati kendaraan dengan nyaman di masa Lebaran. Biaya perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun anggaran pemeliharaan rutin APBD kabupaten.

“Dinas PUPKP menggunakan strategi khusus untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan, yaitu menempuh berbagai cara agar kerusakan sejumlah ruas jalan bisa teratasi,” ujar Gusdi Hartono.

Perbaikan jalan kabupaten primer satu, katanya, menjadi skala prioritas agar di masa Lebaran bisa lewati kendaraan dengan nyaman. Meliputi ruas jalan Pasar Sentolo - Ngelo, Ngeplang - Cangaan, Kepek - Kalimanggis dan ruas jalan Dipan - Kulur. Sesuai perjanjian kontrak kerja dengan rekanan, pekerjaan jalan belum selesai. “Meskipun demikian di masa lebaran tidak menghambat kendaraan dan telah bisa dilalui,” jelasnya. (Ras)