DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 16 Mei 2019 / 09:28 WIB

THR ASN Pemkot Cair Pekan Depan

YOGYA, KRJOGJA.com - Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Yogya dipastikan akan dicairkan pekan depan. Hal ini seiring dikebutnya proses administrasi yang menjadi dasar pencairan THR ASN.

Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogya Kadri Renggono, menjelaskan hasil koordinasi dengan Pemda DIY diputuskan dasar pencairan tersebut hanya cukup berupa peraturan walikota (perwal). "Kalau aturan dari pusat sudah ada, tinggal penyesuaian di daerah. Jadi cukup perwal, dan tidak perlu perda," jelasnya.

Sesuai rencana, THR bagi ASN Pemkot Yogya sudah dikucurkan pada 24 Mei 2019. Besaran THR itu pun sama persis dengan gaji reguler yang diterima setiap bulan. Sehingga total anggaran untuk THR ASN ditetapkan Rp 23 miliar bagi sekitar 7.000 ASN.

Kadri menjelaskan, THR yang dibayarkan melalui APBD hanya bagi ASN yang statusnya aktif. Sedangkan bagi ASN purna atau pensiunan, menjadi tanggungan dari pemerintah pusat.

"THR sudah rutin diberikan setiap tahun sehingga tidak membebani anggaran. Awal Juni kami juga siapkan gaji ke-13 yang besarannya pun hampir sama," urainya.

Sementara kalangan DPRD Kota Yogya mendesak agar pemberian THR dapat diterimakan merata. Terutama tidak hanya bagi kalangan ASN melainkan juga pegawai honorer atau tenaga bantuan (naban).

Anggota Komisi A DPRD Kota Yogya Sigit Wicaksono, berharap jangan ada persoalan administrasi untuk pencairan THR bagi honorer maupun naban. Menurutnya, beban kerja honorer maupun naban tidak jauh berbeda dengan ASN. Apalagi saat ini sudah diberlakukan tunjangan berbasis kinerja, sehingga hak pegawai tidak boleh membedakan status baik ASN maupun non ASN.

"Banyak tenaga teknis yang seharusnya menjadi beban ASN namun justru dikerjakan oleh honorer atau naban. Sehingga tidak ada alasan lagi THR bagi mereka tidak dibayarkan. Jangan sampai menimbulkan kecemburuan karena THR merupakan hak," tegasnya. (Dhi)