DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 15 Mei 2019 / 17:10 WIB

Sajian Siap Santap 'Humanity Food Truck' Sapa Pemulung TPST Piyungan

BANTUL, KRJOGJA.com - Suasana sore mulai memanas ketika 600 paket makanan untuk masyarakat TPST Piyungan belum sepenuhnya jadi. Ketika mejelang waktu berbuka paket yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai, bersama 15 relawan yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) 600 porsi sajian makanan dari Humanity Food Truck berhasil di bagi-bagikan untuk para pemulung dan warga sekitar di Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) Piyungan, Bantul, Rabu (15/5/2019).

Nampak raut wajah bahagia dari warga TPST ketika armada Food Truck melaju melewati pemukiman warga.

Darwanto (48) misalnya, salah satu pemulung di TPST Piyungan yang turut meluapkan kegembiraannya karena ikut menyaksikan pembagian makanan secara gratis menggunakan armada truk yang berkapasitas besar. Ia menyampaikan banyak-banyak terimakasih atas kehadiran teman-teman ACT. “Makanan ini sangat membantu kami, bisa memberi kami tenaga setelah bekerja seharian apalagi ini setahun sekali,” ujar Darwanto.

“Walaupun selama Ramadan banyak yang memberikan takjil namun tidak bisa merata, beda dengan ACT yang bisa merata ketika memberi makan,” tambah Darwanto.

Koordinator Program Humanity Food Truck, Fuad Ahmad Nafis menerangkan, Humanity Food Truck merupakan program memberi kebahagiaan untuk masyarakat terutama masyarakat kurang mampu lewat program layanan makanan gratis. “Harapan kami dari berbagai elemen masyarakat bisa menikmati sajian siap santap dari Food Truck ini, untuk saat ini 600 porsi kita bagi-bagikan di TPST Piyungan dan 400 porsi lainnya dibagikan ke wilayah lain salah satunya ke Panti Difabel di Jalan Parangtritis,” jelas Fuad saat dimintai keterangan di lokasi TPST.

Sementara itu Kepala Cabang ACT DIY, Bagus Suryanto dalam keterangannya berharap dapat mengajak seluruh instansi-instansi dan korporasi khususnya di Yogyakarta dan sekitarnya untuk bisa mensuskseskan dan berperan serta dalam Program Humanity Food Truck. “Armada Food Truck ini di desain untuk dapat memberi layanan makan gratis secara mobile kepada masyarakat yang kurang mampu,” ungkap Bagus.

Dalam kiprahnya armada Food Truck yang dimiliki ACT ini telah sering membantu pemulihan pasca bencana mulai dari Banjir di Bantul, Banjir Bengkulu, Gempa Lombok, maupun Gempa di Palu, Sigi dan Donggala. Selain itu juga menyisir wilayah-wilayah prasejahtera untuk turut memberikan bantuan makanan siap santap secara sukarela.(*)