Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 15 Mei 2019 / 16:35 WIB

JANUARI-MEI 2019

Ada 129 Penderita DBD di Sukoharjo, 1 Meninggal

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Terhitung sejak Januari – awal Mei tahun 2019 ada sebanyak 129 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Sukoharjo. Dari jumlah tersebut satu orang penderita diantaranya meninggal dunia. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo memberikan perhatin serius agar tidak ada lagi peningkatan kasus.

Plt Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (15/5) mengatakan, jumlah kasus DBD di Sukoharjo selama lima bulan terakhir memang cukup tinggi. Sebab ada 129 kasus yang menyerang warga. Bahkan satu orang penderita DBD diantaranya meninggal dunia.

Kondisi tersebut membuat DKK Sukoharjo memberikan perhatian serius terhadap kasus DBD. Petugas sudah diterjunkan untuk melakukan pemantauan sekaligus pendampingan kepada masyarakat. Selain itu pemeriksan langsung juga dilakukan terhadap warga baik yang memiliki gejala maupun menderita DBD.

“DKK Sukoharjo semakin mengintensifkan pemantauan lapangan disemua wilayah. Termasuk pemeriksaan oleh petugas dengan memeriksa kondisi lingkungan dan jentik nyamuk di rumah warga. Kedepan akan kami tekan terus agar tidak ada lagi peningkatan kasus DBD di Sukoharjo,” ujarnya.

Banyaknya kasus DBD selama lima bulan terakhir di tahun 2019 disebabkan karena beberapa faktor. Salah satunya pengaruh cuaca dimana sering turun hujan deras. Akibatnya banyak ditemukan genangan yang menjadi sarang perkembangbiakan nyamuk.  “Gerakan pemberantasan sarang nyakum (PSN) terus kami gencarkan dengan melibatkan Puskesmas di masing masing kecamatan dan petugas terkait lainnya ditingkat desa dan kelurahan,” lanjutnya. (Mam)