DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 15 Mei 2019 / 14:26 WIB

PC KMHDI Yogyakarta Gelar Sarasehan Kebangsaan

SLEMAN, KRJOGJA.com - Dalam rangka dies natalis ke-4, Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Yogyakarta akan menggelar Sarasehan Kebangsaan 'Pancasila Tumbang, Revolusi Industri Menang (?)' di Ballroom The Rich Jogja Hotel Jalan Magelang Sleman, 26 Mei 2019 mulai pukul 09.00 WIB.

"Kegiatan ini sebagai upaya rekonsiliasi nasional pasca gelaran Pemilu Serentak 2019. Selain itu juga menyambut Hari Lahir Pancasila, Bulan Bung Karno, Hari Kebangkitan Nasional maupun Hari Reformasi yang diperingati berturut-turut di akhir Mei dan awal Juni," tutur Ketua Panitia Pelaksana Dewa Gede Nata Raditya saat silaturahmi dengan Direktur Utama PT BP Kedaulatan Rakyat dr Gun Nugroho Samawi, Rabu (15/5).

Turut mendampingi Komisaris Utama PT BP Kedaulatan Rakyat Prof Inayati. Selain itu juga ikut serta Ketua PC KMHDI Yogyakarta I Ketut Muliana serta Ketua PC KMHDI Yogyakarta periode 2015-2017 dr Cahyadi Surya. Menurut Dewa Gede Nata Raditya yang akrab disapa Odit, pihaknya sengaja mengangkat judul yang cukup kontrovesial sebagai pemantik agar generasi milenial yang disasar makin kritis. Sehingga kendati saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0, namun Pancasila tetap dikenal generasi milenial.

"Tapi juga jangan sampai hanya menjadi jargon dan slogan saja. Perlu formulasi sebagai pegangan aktualisasi nilai Pancasila di tengah laju globalisasi yang semakin cepat. Sehingga Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tanpa saling menumbangkan hingga jalan beriringan," ungkapnya.

Rencanannya dalam diskusi ini akan hadir sejumlah narasumber, yakni Prof Dr Mahfud MD, Drs HM Idham Samawi, Made Andi Arsana serta dr Windu Segara. Kegiatan ini sendiri terbuka untuk umum dengan target peserta 300 orang yang dapat mendaftar melalui tautan www.kmhdijogjaistimewa.org/sarasehan. (Feb)