Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 15 Mei 2019 / 10:09 WIB

Warga Jaten Ngabuburit Sambil Cegah DBD


KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Gotong royong membersihkan lingkungan dalam rangka pemberantasan sarang nyamuk (PSN) mulai digalakkan di wilayah Kecamatan Jaten. Aktivitas tersebut sengaja dilaksanakan menjelang berbuka puasa atau ngabuburit.

“PSN serentak diinstruksikan ke sekolah, perusahaan, puskesmas dan pemerintah desa di Jaten. DBD merebak. Satu-satunya cara dengan membersihkan lingkungan,” kata Camat Jaten, Aji Pratama Heru.

Sejak surat instruksi camat diedarkan pada 9 Mei lalu, seluruh sasaran mulai bergerak. Uniknya, mereka memulai kegiatan itu sore hari hingga menjelang waktu berbuka puasa. Ngabuburit dengan cara ini terbukti mampu menggerakkan masyarakat di kawasan rawan sebaran DBD itu.

Kades Ngringo, Jaten, Widodo mengaku salut warga perumahan ikut berkontribusi dalam PSN serentak. Ia menyebut diantaranya warga Griyo Winong, Dusun Banaran, Kampung Daleman, Kampung Tegalrejo dan Kampung Tegalasri. “Sekaligus biar guyub. Warga membakar atau mengubur barang bekas dan mengeringkan tempat yang bisa menampung air,” katanya.

Sementara itu demam berdarah dengue (DBD) merenggut tiga korban nyawa di Karanganyar. Mereka meninggal dalam kurun antara bulan Januari-April 2019. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Karanganyar, Rita Ratna Sari Dewi mengatakan satu korban dari Colomadu I, satu orang dari Colomadu II pada April dan satu orang dari Gondangrejo pada Maret. Sedangkan jumlah pasien DBD 346 orang.  (Lim)