Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 14 Mei 2019 / 16:58 WIB

Akhir September, Pilkades Serentak di Sragen

SRAGEN, KRJOGJA.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) memastikan Pilkades serentak di 167 desa akan digelar pada akhir September 2019 sesuai draf yang dibuat dengan mendasarkan rentang waktu antara tahapan Pilkades hingga pelantikan dengan masa jabatan Kades Kadipiro yang terakhir dan baru berakhir 27 Desember 2019.

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Sragen, Didik Purwanto Selasa (14//5) mengatakan, saat ini Perda tentang Kepala Desa (Kades) sudah selesai dan disahkan dalam paripurna DPRD. Perda yang salah satunya mengatur tentang pemilihan Kades itu tinggal menunggu pengesahan Peraturan Bupati (Perbup). 

Menurut Didik, saat ini Perbup juga sudah dalam progress dan tinggal menunggu fasilitasi ke biro hukum dan Bapermades Dukcapil Pemprov Jateng. "Kalau Perda sudah clear. Tinggal nunggu Perbup masih akan difasilitasi ke Pemprov," ujarnya.

Didik menguraikan, berdasarkan gambaran draf yang sudah dirancang, hari H coblosan Pilkades dijadwalkan bisa digelar di Bulan September akhir. Rancangan itu dibuat dengan mendasarkan antara ketentuan pelaksanaan Pilkades hingga tahapan menuju pelantikan yang sudah diatur dalam Perda.

Menurutnya, jika hari H digelar akhir September, masih sangat memungkinkan dan tidak akan melanggar ketentuan.  Didik menambahkan, sesuai prosedur setelah dilakukan coblosan, maksimal 7 hari sesudahnya panitia Pilkades tingkat desa harus melaporkan hasilnya ke BPD. Kemudian BPD harus melaporkan hasil Pilkades ke bupati maksimal dalam tempo tujuh hari pula. Setelah menerima laporan dari BPD, bupati selambat-lambatnya 30 hari harus mengeluarkan SK pengangkatan untuk Kades. (Sam)