DIY Editor : Ivan Aditya Selasa, 14 Mei 2019 / 12:16 WIB

Jalan Masuk YIA Potensi Macet Saat Arus Mudik

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Potensi kepadatan dan kemacetan kendaraan arus mudik dan balik Idul Fitri 1440 H/2019 di ruas jalan pintu masuk - keluar Yogyakarta International Airport (YIA) karena tidak tersedia jalur alternatif yang bisa dioptimalkan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo L Bowo Pristiyanto di ruang kerjanya mengungkapkan tidak ada jalur alternatif yang mampu mengurai kepadatan arus kendaraan karena adanya penyempitan jalan atau bottleneck di ruas jalan nasional Jangkaran - Demen di Temon. “Sampai saat ini belum ada jalur alternatif yang bisa mengurai potensi kemacetan kendaraan arus mudik maupun arus balik Lebaran di ruas jalan Demen - Jangkaran,” ujar L Bowo Pristiyanto.

Arus kendaraan dari Jalan Jalur Lintas Selatan Selatan (JJLSS) dari arah barat (Purworejo) sampai di wilayah Jangkaran dan kendaraan dari arah timur (Yogyakarta, Bantul) sampai di wilayah Glagah, harus melewati jalan nasional. Menurutnya, pembangunan JJLSS underpass di lokasi YIA yang tahun sebelumnya menjadi jalur alternatif, pada Lebaran di tahun ini belum bisa difungsikan. Sedangkan di jalan bottleneck terdapat jalur keluar-masuk YIA.

“Hanya ada jalur alternatif dari Jurangkah (Desa Dadirejo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah) - Dalangan (Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Kulonprogo) tetapi hanya khusus untuk mobil pribadi ukuran kecil,” ujarnya.

Dalam pertemuan membahas persiapan jalur Idul Fitri 1440 H/2019 bersama Sekretaris Dishub Joko Trihatmono, Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Arif Martono dan Kepala Seksi Angkutan Drs R Rahvi Pusnah Adi Purnama menjelaskan telah mengkoordinasikan potensi kepadatan atau kemacetan arus kendaraan lebaran secara lintas instansi, PT Angkasa Pura (AP) 1, pelaksana pembangunan bandara dan underpass JJLSS.

Sesuai kewenangan Dishub Kabupaten, menyiapkan rambu-rambu lalu lintas di jalur alternatif, pada H - 5 sampai H + 5 Idul Fitri tidak ada kendaraan pengangkut bahan material keluar masuk bandara dan menyiapkan posko dan petugas di kawasan penyempitan jalan. Kehadiran YIA diperkirakan menjadi perhatian masyarakat luas, termasuk para perantau asal Kulonprogo yang ingin mengetahui dari dekat. “Dishub masih akan mengadakan koordinasi lintas instansi untuk kelancaran arus kendaraan di masa Lebaran mendatang,” tambahnya. (Ras)