Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 14 Mei 2019 / 10:10 WIB

Bupati Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan di Kebumen

KEBUMEN, KRJOGJA.com - Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 28 pejabat administrator, 49 pejabat pengawas, dan 1 pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas. Pelantikan 78 pejabat berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin (13/5/2019).

Pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan pasca pelantikan pada 18 Maret 2019 lalu. Selain itu, untuk mengisi kekosongan jabatan karena pejabat lama memasuki masa pensiun, serta pejabat yang meninggal dunia.

Pejabat yang dilantik untuk menempati jabatan baru, di antaranya Udy Cahyono (Camat Bonorowo), Munadi (Camat Ayah), Suyitno (Camat Sruweng), Farita Listiyati (Camat Pejagoan), Supriyadi (Camat Puring), Endah Pratiwi (Inspektur Pembantu III), dan Agus Rianto (Kabag Umum Setda Kebumen).

Selain itu, Kus Haryati (Kabag Organisasi Setda Kebumen), Bekti Hidayat (Kabag Pembangunan Setda Kebumen), Joni Hernawan (Kabag Pengadaan Barang/Jasa Setda Kebumen), Agus Subekti (Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan), Yanie Giat Setyawan (Sekretaris BPKAD), dan Teguh Kristiyanto (Sekretaris BPBD).

Bupati menegaskan, tidak ada jual beli jabatan. Pengangkatan dan pemindahan jabatan dilakukan melalui mekanisme sidang Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). "Pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai adalah kompetensi, pengabdian, dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab kepada negara," tandas Yazid.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan SK CPNS kepada 22 bidan PTT Kementerian Kesehatan yang berusia di atas 35 tahun dan masih di bawah 40 tahun. (Suk)