DIY Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 12 Mei 2019 / 14:05 WIB

Upacara 'Ngenteg Linggih' di Pura Widya Dharma


SLEMAN, KRJOGJA.com - Jemaah agama Hindu, Pura Widya Dharma di Dusun Ndero, Wedomartani Sleman mengadakan upacara keagamaan 'Memungkah Ngenteg Linggih, Padudusan Wraspati Kalpa', Minggu (12/5/2019). 

Ketua panitia, I Wayan Ordiyasa mengatakan, upacara ini dimaksudkan untuk memantapkan kembali Pura Widya Dharma sebagai tempat suci agama Hindu. "Banyak bangunan baru yang didirikan di area pura, termasuk material baru, sehingga perlu disucikan," terang Wayan kepada wartawan disela upacara.

Menurut Wayan, sejak Pura Widya Dharma didirikan pada 1972, baru sekali dilakukan upacara pemantapan pura (Ngenteg Linggih) yaitu pada tahun 1981.  "Jadi periode penyelenggaraan upacara Ngenteg Linggih ini cukup panjang yaitu 15-25 tahun sekali. Karena sudah lama pura tidak dimantapkan, maka kita adakan upacara Ngenteg Linggih ini," ujar Wayang. Upacara ini mendapat bantuan dari Bupati Badung Bali dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa SH hadir dalam upacara tersebut.

Dijelaskan Wayan, upacara Ngenteg Linggih ini diawali dengan penyucian bangunan-bangunan yang baru dididirikan (melaspas). Dilanjutkan upacara pemasangan logam (emas dan perak) atau Nganteg Linggih pada setiap bangunan yang ada di area pura. Kemudian hari berikutnya upacara di laut.  "Upacara diiringi tari-tarian keagamaan seperti Tari Rejang Dewa. Masyarakat sekitar juga dilibatkan dengan penampilan Prajurit Bregada," katanya. (Dev)