DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 11 Mei 2019 / 23:39 WIB

Jadi Pejabat di Pemerintah Pusat, Hasto Tunggu Surat Resmi

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Kendati secara resmi belum menerima Petikan Surat Keputusan Presiden tentang pengangkatan dirinya sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), namun Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengakui telah menerima foto petikan surat tersebut melalui WhatsApp (WA) dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anung Sugihantono, Kamis (9/5) sekitar pukul 15.18 WIB.

“Surat resminya belum saya terima. Saya baru mendapat WA dari Pak Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes. Tapi saya belum banyak meresponsnya, hanya menyampaikan terima kasih dan minta arahan lebih lanjut. Baru sebatas itu,” jelas Hasto Wardoyo saat dikonfirmasi.

Hasto mengaku heran foto SK tersebut bisa beredar luas di masyarakat bahkan menjadi viral di media sosial (medsos). Padahal menurutnya yang tahu informasi tersebut hanya dua orang, dirinya selaku penerima dan Dirjen P2P sebagai pengirim pesan.

“Saya malah kaget kenapa WA sudah tersebar ke mana-mana. Setahu saya WAitu baru saya yang mengetahuinya. Bahkan istri saya juga belum saya kasih tahu. Ini sifatnya rahasia sekali tapi ternyata sudah tersebar ke mana-mana,” katanya.

Sekda Kulonprogo RM Astungkoro mengaku belum berani berkomentar. Apalagi Pemkab belum menerima surat tersebut. “Kami belum menerima suratnya. Tunggu saja ya,” katanya seraya menyebutkan tidak tahu menahu asal foto Keppres yang beredar tersebut.

Pemda DIY secara resmi juga belum menerima salinan SK pengangkatan tersebut. Untuk itu, Pemda DIY masih menunggu kejelasannya. “Secara formal saya belum menerima pemberitahuan pengangkatan Bupati Kulonprogo sebagai Kepala BKKBN. Jadi kami belum bisa berkomentar. Jika dokumen fisik sudah diterima, kami baru akan menentukan langkah-langkah lebih lanjut,” kata Sekda DIY Gatot Saptadi. (Rul/Ria)