DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 11 Mei 2019 / 10:55 WIB

Persediaan Bahan Pokok di Pasaran Masih Mencukupi

KULONPROGO, KRJOGJA.com - Kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1440 H/2019 lebih banyak disebabkan konsumsi masyarakat cenderung meningkat. Persediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran dinilai masih mencukupi.

“Sudah diperkirakan akan terjadi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok di Ramadan menjelang Idul Fitri karena ada kecenderungan tingkat konsumsi cenderung meningkat,” ujar Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan (Disdag) Kulonprogo Agus Suryanto.

Menurutnya, kenaikan harga beberapa bahan kebutuhan pokok harus diimbangi dengan pasokan yang cukup. Jika tidak diimbangkan akan berdampak ada kenaikan harga.

Kepala Seksi Promosi dan Distribusi Disdag Kulonprogo, Anik Triyanti Anik Triyanti menjelaskan dari pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, harga beras masih terkendali sekitar Rp 9.000/kilogram (kg) untuk beras medium. Bersamaan di wilayah Lendah dan Galur memasuki musim panen.

Harga telur ayam sekitar Rp 23.700/kg, sementara harga di kandang peternak masih sekitar Rp 19.700/kg. Sementara harga di pasar satu minggu sebelumnya sekitar Rp 21.500/kg. “Masyarakat seharusnya mengelola ekspektasi kebutuhan untuk menjaga kestabilan harga. Membeli barang sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi over demand,” tutur Anik Triyanti.

Menurutnya, harga bawang putih terjadi kenaikan yang cukup tinggi. Untuk jenis bawang kating mencapai sekitar Rp 57.000/kg. Kenaikan sudah berlangsung sejak pertengahan Februari yang harga pada waktu itu sekitar Rp 30.000/kg.

Dari hasil rapat koordinator DIY bersama Kementerian Perdagangan, katanya, telah melakukan ekspor bawang putih. Beberapa hari ke depan diperkirakan harga bawang putih akan terkendali.

“Untuk menjaga agar harga stabil, pemerintah bersama Bulog Divreg DIY, berencana menggelar operasi pasar. Komoditasnya masih dirapatkan di tingkat provinsi,” tambahnya. (Ras)