Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 10 Mei 2019 / 22:51 WIB

Satu Lagi Voluntairy Ditangani BNNK Purbalingga

PURBALINGGA, KRJOGJA.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga mengantar seorang voluntary (pengguna narkoba yang sukarela melapor) ke Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA (BRSKPN) Satria di Baturraden Purwokerto untuk menjalani rawat inap, Jumat  (10/5/2019) sore. JA (19) yang hanya lulus SMP itu merupakan pengguna sedatif hipnotik (psikotropika). Warga Purbalingga bagian utara itu  Paling banyak mengkonsumsi varian berbagai obat batuk dengan sekali konsumsi mencapai 40 hingga 50 sachet.

"JA diantar orang tuanya melapordiri ke Klinik Pratama BNNK Purbalingga pada Senin 29/4/2019) pekan lalu," tutur Kasi Humas BNNK Purbalingga, Awan Pratama, Jumat petang (10/5/2019).

Setelah melapor, JA langsung mendapat asesmen oleh petugas asesor. Hasil asesmen menyimpulkan JA membutuhkan penanganan konseling lebih lanjut oleh psikolog.

"Petugas BNNK merujuk JA ke RSUD Goeteng Taroenadibratha untuk menjalani rehabilitasi rawat jalan," ujar Awan.

Tapi dalam perkembangannya, klien tidak menunjukkan perubahan ke arah perbaikan. JA tetap tidak bisa mengendalikan keinginan untuk mengkonsumsi psikotropika. Pihak RSUD merekomendasikan kepada BNNK Purbalingga agar JA menjalani rehabilitasi rawat inap di BRSKPN Satria. BRSKPN 'Satria' adalah Balai Rehabilitasi milik Kementerian Sosial RI sehingga biaya yang timbul dibebankan pada APBN.

"Dengan menjalani rehabilitasi rawat inap, harapan klien bisa pulih semakin tinggi sehingga dapat menjalani kembali pola hidup yang sehat, mandiri dan produktif," ujar Awan.

JA merupakan voluntairy ke sebelas yang menjadi klien BNNK Purbalingga. Klien pertama BNNK Purbalingga pada 11 Februari 2019. (Rus)