DIY Editor : Ivan Aditya Jumat, 10 Mei 2019 / 14:16 WIB

Jalur Membelah Bukit, Sleman - Gunungkidul Bakal Terhubung

SLEMAN, KRJOGJA.com - Jalur alternatif yang akan menghubungkan Kabupaten Sleman dengan Gunungkidul tidak menggunakan jalur yang ada saat ini. Namun akan membuat jalur baru dengan cara membelah bukit yang ada di kawasan Prambanan. Jalur alternatif ini diharapkan dapat meningkatkan wisata di wilayah Prambanan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman, Drs Kunto Riyadi menjelaskan jalur alternatif itu nantinya akan melewati sekitar Desa Bokoharjo, Gayamharjo dan Madurejo Prambanan. Jalan ini akan membuat jalur baru.

"Jalur yang ada saat ini terlalu berliku dan tanjakan terlalu tajam. Sehingga tidak representatif untuk jalan provinsi," ungkapnya.

Jalan baru yang akan dibuat dengan cara membelah bukit. Hal itu untuk menghindari rumah penduduk. Selain itu, secara geometri jalan akan lebih baik jika dibandingkan dengan jalan yang ada sekarang ini.

"Dengan jalur yang baru nanti bisa mencapai kecepatan ideal. Kemudian tidak terlalu tajam tikungan maupun tanjakannya," tuturnya.

Jalur alternatif itu rencananya sepanjang 9 Km dengan lebar antara 25- 30 meter. Untuk Detail Engineering Design (DED) sudah ada, sedangkan untuk pembebasan lahan akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang. "Untuk anggarannya sekitar Rp 300 miliar menggunakan dana keistimewaan (Danais)," paparnya.

Dengan adanya jalur alternatif ini, diharapkan dapat mengembangkan dan mengoptimalkan wisata di wilayah Prambanan. Sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Bagi masyarakat yang akan menuju ke Gunungkidul bisa melewati jalur itu. Harapannya bisa mampir ke tempat wisata yang ada di kawasan Prambanan," tuturnya. (Sni)