DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 09 Mei 2019 / 15:31 WIB

Produk Difabel Diupayakan Masuk YIA

YOGYA, KRJOGJA.com - Produk-produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) khas DIY berupa fashion, kuliner dan kerajinan sudah ditampilkan di GalerI UMKM Jogja di Terminal Penumpang Bandara Internasional Yogyakarta (BIY) atau Yogyakarta International Yogyakarta (YIA). Produk-produk Galeri UKM Jogja tersebut membidik segmen pasar kelas premium yang akan ditampilkan sementara selama enam bulan mendatang.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY GKR Hemas menekankan, produk khas DIY harus menjadi tampilan utama di Galeri UMKM DIY di Terminal Penumpang YIA. Namun produk-produk tersebut tetap harus melalui seleksi kuratorial yang memerlukan waktu khususnya produk kerajinan.

"Pemda DIY sudah menyeleksi produk-produk khas DIY dan sudah ditampilkan di YIA. Kita akan berupaya hasil karya difabel juga difasilitasi jadi satu di sana, semoga kita dapat tempat khusus karena space-nya masih terbatas," tuturnya.

Produk khas DIY yang ditampilkan juga akan menyesuaikan dengan segmen pasar yang ada. Segmen pasar yang dibidik baik penumpang internasional maupun domestik di YIA.

"Kita sudah tampilkan produk-produk pelaku UKM di DIY berkoordinasi dengan Pemkab/Pemkot setempat di YIA, namun masih bersifat sementara," tambah Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi.

Meski membidik segmen premium, namun harganya sendiri dinilai masih standar alias terjangkau. Sebab pihaknya tetap harus mempertimbangkan biaya operasional, pajak dan sebagainya.

"Sistem sewanya masih menggunakan bagi hasil dengan pihak pengelola bandara, yang menentukan si pelaku UKM dan PT Angkasa Pura I (Persero) untuk enam bulan ke depan atau sementara. Skema sewa ke depannya masih dibahas dan dimatangkan," tambah Siwi. (Ira)