Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 09 Mei 2019 / 14:25 WIB

Pemerintah Terus Berkomitmen Penuhi Hak Disabilitas


JAKARTA, KRJOGJA.com - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah Indonesia terus berkomitmen terhadap upaya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dengan meratifikasi Konvensi hak-hak penyandang disabilitas pada tahun 2011.

"Indonesia juga telah menerbitkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas dan sedang menyusun peraturan pemerintah dalam rangka memperkuat implementasinya," ujar Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Rabu (8/5/2019), saat menerima kedatangan Wakil Presiden Argentina Gabriel  Michetti di Gedung Kementerian Sosial Jakarta. 

Dikatakannya, regulasi ini telah dan akan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pelindungan, pemenuhan dan pemajuan hak penyandang disabilitas di semua wilayah Indonesia, serta menjadi referensi utama peraturan daerah yang akan mendukung implementasi dan koordinasi dalam pemajuan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas. 

Pada kesempatan itu, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa populasi Penyandang Disabiilitas menurut Susenas 2018 adalah 264.226.891 orang.

Data BPS tahun 2018 menyebutkan bahwa kurang lebih 30 juta penduduk Indonesia merupakan penyandang disabilitas, dimana sebagian besarnya adalah perempuan, tinggal di wilayah pedesaan, dan memiliki disabilitas ganda.

Berbasis pada kondisi tersebut, Pemerintah Indonesia merumuskan kebijakan disabilitas yang multisektor, inklusif dan integrative dalam rangka memberikan dan memudahkan akses penyandang disabilitas untuk terlibat aktif sebagai aktor pembangunan.

Disadari bahwa perwujudan aksesibilitas merupakan langkah awal yang sangat penting agar penyandang disabilitas dapat melakukan mobilitas tanpa hambatan. Kebijakan menuju aksesibilitas diwujudkan melalui berbagai program-program pembangunan aksesibilitas di berbagai sektor.

Dikatakannya, beberapa capaian Pemerintah Indonesia dalam rangka pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, antara lain: Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin akses bagi penyandang disabilitas terhadap lingkungan fisik, transportasi, informasi dan komunikasi.

Lalu, akses terhadap fasilitas dan jasa pelayanan lainnya seperti pembangunan fasilitas gedung/bangunan layanan publik yang akses, pengembangan kota ramah disabilitas, desa inklusi di beberapa kabupaten/kota dan pembangunan sistem transportasi publik akses seperti MRT, sistem Transjakarta, dan penyediaan mobil akses.

Indonesia juga telah sukses menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Asian Para Games tahun 2018 yang menjadi sebuah ajang internasional yang mempertemukan atlet disabilitas berprestasi dari seluruh Asia untuk bertanding dan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga. Event ini diikuti oleh sekitar 3.800 atlet dan ofisial dari 42 negara dalam 18 cabang olah raga dan 556 nomor pertandingan. (Ati)