Peristiwa Editor : Ivan Aditya Rabu, 08 Mei 2019 / 21:48 WIB

Dalam 10 Tahun Trump Kehilangan Rp 14 Triliun

AMERIKA, KRJOGJA.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan mengalami kerugian hingga US$1,17 miliar atau sekitar Rp14 triliun dari tahun 1985 hingga 1994. Laporan itu berasal dari informasi pajak selama 10 tahun yang diperoleh New York Times. Hal itu menunjukkan Trump kehilangan kekayaan lebih banyak dibanding hampir seluruh wajib pajak AS lain dari tahun ke tahun.

Trump mencalonkan diri sebagai presiden yang menyebut dirinya sebagai miliarder mandiri dan menggembar-gemborkan kesuksesan finansialnya. Namun, ia kukuh menolak untuk merilis data pengembalian pajaknya kepada publik, meskipun ada tekanan dari Kongres.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin secara resmi menolak permintaan dari House Ways and Means Committee terkait data pengembalian pajak Trump dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Periode itu tidak tercantum dalam dokumen yang dilaporkan oleh New York Times.

Pada tahun 1990 dan 1991, kerugian bisnis inti Trump tercatat lebih dari US$250 juta setiap tahun. Angka itu dua kali lipat lebih dari pembayar pajak terbesar pada tahun-tahun itu.

Menurut New York Times, Trump kehilangan begitu banyak kekayaan, sehingga ia menghindar membayar pajak penghasilan selama delapan dari periode 10 tahun tersebut. (*)