Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 09 Mei 2019 / 01:41 WIB

Kerusakan Lingkungan, Murid SMAN 2 Kendal Buat 1.234 Puisi

SEMARANG KRJOGJA.com - Merasa prihatin atas kerusakan dan problem lingkungan, siswa-siswi pelajar SMA Negeri 2 Kendal menyuarakannya dengan membuat puisi. Tak hanya itu, para guru, anggota komite dan orang tua pun juga ikut menyuarakan keprihatinannya tentang kerusakan lingkungan atau alam. 

Selama seminggu mereka membuahkan 1.234 judul puisi dan kini mulai dibukukan oleh sekolah dan akan menjadi rekomendasi untuk Kementrian Lingkungan Hidup, Gubernur Jateng, Bupati Kendal dan semua pihak yang berkepentingan dan bertanggungjawab menangani persoalan lingkungan.

Kepala SMA Negeri 2 Kendal, Yuniasih SPd MPd ketika ditemui Ketua Umum Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) Paulus Pangka SH, Rabu (8/5/2019) mengatakan bahwa siswa siswinya mengekspresikan gagasannya tentang penyelamatan lingkungan melalui karya puisi sebagaimana merupakan bagian dari pelajaran Bahasa Indonesia. 

"Karena kami menilai karya anak-anak mengandung bobot pesan moral, maka kami mencoba untuk memberi kebebasan mereka menilai dan mengeluarkan pendapatnya atas kondisi alam dan lingkungan sekitar. Karena hasilnya bermacam-macam, ada bentuk kritik, harapan dan sanjungan atas keindahan alam, maka perlu kami satukan menjadi bentuk buku kumpulan puisi sebagai bahan rekomendasi untuk mengambil kebijakan institusi terkait", ungkap Yuniasih SPd MPd.

Kumpulan puisi dibuat oleh siswa-siswi dan guru secara mandiri dan mengandung banyak harapan untuk penyelamatan lingkungan, baik dari pengaruh ulah manusia maupun gangguan alam itu sendiri.

LEPRID pada Rabu kemarin memberi apresiasi rekor pembuatan dan membaca buku puisi terbanyak 1.234 judul oleh pelajar SMA Negeri 2 Kendal. Alasan Paulus Pangka SH memberikan prestasi rekor karena nilai kebaikan yang melatarbelakangi semangat membuat puisi, yaitu membangun kepedulian terhadap lingkungan. (Cha)