DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 08 Mei 2019 / 17:14 WIB

Buruh Kendalikan Peredaran Ganja Kalangan Mahasiswa

YOGYA, KRJOGJA.com - Jajaran Satres Narkoba Polresta Yogyakarta berhasil membongkar jaringan besar pengedar ganja yang selama ini sering memasok barang haram tersebut kepada para mahasiswa. Dari sindikat yang beranggotakan lima orang pelaku ini berhasil diamankan ganja dengan berat total 410,99 gram. Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap bandar besar yang disebut-sebut bernama Jay dari Medan.

Kasat Resnarkoba Polresta Yogyakarta, Kompol Cahyo Wicaksono mengungkapkan lima anggota sindikat yang berhasil ditangkap masing-masing HO (28) seorang buruh warga Berbah Sleman berperan sebagai pemasok, AM (20) sebagai pengedar dan tiga pecandu masing-masing FN (26), NR (27) dan WL (20) kesemua mahasiswa dari luar Yogya. Terungkapnya sindikat ini bermula dari kecurigaan petugas tentang adanya peredaran ganja di kalangan mahasiswa.

“Pihak Kepolisian sudah lama mengintai para pelaku yang melakukan aksinya melalui media sosial, namun saat ini akun tersebut sudah ditutup. Kami kemudian mengamankan NR di wilayah Kricak Tegalrejo dengan barang bukti berupa enam linting rokok ganja dengan berat total 1,90 gram,” tegasnya di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (08/05/2019).

Dari pengakuan NR terungkap ia sering mengkonsumsi daun haram itu bersama dua orang temannya masing-masing NR dan WL. Polisi segera memburu para pecandu ini dan berhasil menangkap keduanya di tempat kost mereka masing-masing.

Petugas terus melakukan penyelidikan dan dari pengakuan para mahasiswa ini terungkap mereka mendapat ganja dari AM. Tak butuh waktu lama petugas membekuk AM di wilayah Depok Sleman. “Oleh AM barang ganja tersebut dipecah-pecah menjadi ukuran 200 gram dan dijualnya perpaket Rp 3 juta,” jelasnya.

Dari barang bukti tersebut Polisi mencurigai AM berperan sebagai pengedar. Setelah dicecar baru diketahui daun haram itu diperoleh dari HO. Pemasok ini akhirnya berhasil ditangkap dan dari tangan HO berhasil ditemukan ganja seberat 116, 82 gram.

Cahyo Wicaksono mengungkapkan HO membeli ganja dari seorang pemasok asal Medan bernama Jay melalui aplikasi media sosial seperti Instagram dan Line. “HO diketahui sudah membeli paket ganja sebanyak 3 sampai 4 kali dari Jay di Medan,” jelasnya. (Ive)