Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 09 Mei 2019 / 22:13 WIB

Penerapan Keuangan Berkelanjutan Dikampanyekan

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mendukung upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menerapkan keuangan berkelanjutan pada industri jasa keuangan, termasuk perbankan. 

Upaya yang dilakukan terus meningkatkan kapasitas para leaders dan mitranya agar dapat menerapkan keuangan berkelanjutan dalam kegiatan usahanya. Salah satunya melalui acara Sustainable Finance Awareness yang menghadirkan pembicara dari OJK, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, dan praktisi-praktisi di bidang keuangan berkelanjutan. Acara ini selain dihadiri oleh beberapa direksi dan staf CIMB Niaga, juga dihadiri oleh nasabah korporasi.
 
Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, sustainability merupakan isu penting yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, CIMB Niaga mengajak semua pihak, termasuk nasabah dan para mitra, untuk aktif dalam inisiatif ini.
 
“Prinsip sustainability memastikan bahwa selain aspek ekonomi, kita juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan dalam berperilaku dan berkegiatan usaha, sehingga dapat menciptakan dampak positif dan mewariskan bumi yang asri bagi generasi mendatang,” kata Fransiska di Jakarta, Selasa (7/5/2019). 

CIMB Group, sebagai pemegang saham mayoritas CIMB Niaga bahkan memasukkan penerapan sustainability sebagai salah satu dari 5 pilar strategi usaha jangka menengahnya, atau yang biasa disebut “Forward23”. Oleh karena itu, penerapan keuangan berkelanjutan, juga mengacu pada framework sustainability dari CIMB Group.

Lebih lanjut menurut Fransiska, berbagai kebijakan internal CIMB Niaga juga selaras dengan inisiatif keuangan berkelanjutan yang diamanatkan oleh regulator. Dari sisi penyaluran kredit kepada debitur, misalnya, perseroan senantiasa memperhatikan pemenuhan syarat-syarat terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan peringkat PROPER dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sedangkan untuk nasabah perusahaan kelapa sawit, CIMB Niaga juga memperhatikan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) atau Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

“Kami juga telah menerapkan kebijakan green office dengan mengaplikasikan gaya hidup dan budaya kerja yang ramah lingkungan melalui Smart Spending Policy bagi semua karyawan. Hal tersebut berhasil meningkatkan efisiensi dalam penggunaan kertas dan pengurangan karbon emisi dari penggunaan listrik,” jelas Fransiska.

Melalui penerapan kebijakan keuangan berkelanjutan, CIMB Niaga memastikan bahwa kegiatan usaha yang dilakukan memiliki dampak positif bagi para pemangku kepentingan.(*)