Peristiwa Editor : Ivan Aditya Selasa, 07 Mei 2019 / 22:54 WIB

Sidang Pelanggaran Situng Ditunda

JAKARTA, KRJOGJA.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menunda sidang kasus dugaan pelanggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam operasional hitung cepat (quick count) dan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Perkara ini merupakan laporan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Ketua Majelis Hakim Abhan menyampaikan penundaan dilakukan karena KPU sebagai terlapor belum siap menyampaikan jawaban. "Mungkin karena hari ini belum bisa, maka kami akan memberikan satu kali lagi kesempatan," kata Abhan dalam sidang yang digelar di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (07/05/2019).

Bawaslu menjadwalkan ulang sidang pemeriksaan saksi pada Rabu (8/5) pukul 13.00 WIB. Bawaslu meminta KPU mempersiapkan diri untuk sidang esok hari. Besok adalah kesempatan terakhir bagi KPU untuk menyampaikan argumen dalam sidang sebagai terlapor.

"Kalau terlapor tidak juga memberikan jawaban, maka hak itu kami anggap Anda sudah lakukan. Sehingga proses tetap dilanjutkan," ucap Abhan.

Pada kesempatan itu, KPU diwakili oleh Setya Indra Arifin dari Biro Hukum KPU. Para petinggi KPU sedang disibukkan dengan rekapitulasi suara luar negeri di Kantor KPU, Jakarta.

Setya mengklaim KPU sudah menyiapkan jawaban untuk dua perkara tersebut. Namun masih menyusun argumentasi untuk disampaikan dalam persidangan. "Sebetulnya kami sudah siapkan dan sudah punya jawaban semua, termasuk kekeliruan-kekeliruan yang juga disampaikan salah satu pokok pelaporan itu. Cuma ini hanya soal teknis penyusunan jawaban," tuturnya kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (07/05/2019). (*)