Gaya Hidup Agregasi    Selasa, 07 Mei 2019 / 17:52 WIB

CEO Apple Khawatirkan Waktu konsumsi Gadget

JAKARTA, KRJOGJA.com - CEO Apple, Tim Cook mengungkapkan kekhawatirannya dalam sebuah wawancara baru ini. Dia berbicara tentang perlindungan data pribadi, gadget pada anak, dan waktu konsumsi gadget.

Cook mengatakan jika pihaknya akan memberdayakan orang tua untuk mengendalikan anak-anak mereka dengan perangkat dan memungkinkan pelanggan untuk lebih menyadari betapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk ponsel mereka.

Dilansir dari laman ABC News, Senin (6/5/2019) dia juga mengatakan jika tidak ingin melihat pelanggan menggunakan perangkat Apple terlalu banyak.

"Kami menghasilkan uang jika kami dapat meyakinkan Anda untuk membeli iPhone. Tapi saya tidak ingin Anda banyak menggunakan produk. Apa yang ingin kami bangun adalah produk untuk memperkaya hidup Anda. Lakukan sesuatu yang tidak bisa Anda lakukan tanpanya, itulah yang membuat kami bersemangat," kata Cook.

Cook mengatakan dia terkejut dengan betapa dia bahkan mengangkat teleponnya sekitar 200 kali dalam sehari.

Meski begitu, lanjut Cook, hal itu belum membuatnya untuk menggunakan waktu lebih sedikit untuk ponsel. Dia mengatakan dia telah mengubah kebiasaan pemberitahuannya. Lebih lanjut dia juga mengatakan jika dengan berkembangnya internet sekarang ini, seseprang mampu mendapatkan informasi dengan mudahnya.

Cook meyakinkan jika Apple akan sangat memperhatikan hal tersebut dan menjaga data pengguna denga aman.

“Produk kami adalah iPhone dan iPad. Kami menghargai data Anda. Kami ingin membantu Anda, menjaganya tetap pribadi dan menjaganya tetap aman. Kami ada di pihak Anda," kata dia.

Cook juga membahas kekhawatiranya terhadap penggunaan gadget pada anak. Dia juga mengatakan jika setengah dari semua orang tua mengatakan mereka khawatir anak-anak mereka sebenarnya menjadi kecanduan gadget. Ini menurut sebuah jajak pendapat online oleh Common Sense dan Survey Monkey.

"Apa yang kami coba lakukan adalah memberi orang tua kontrol. Tidak ada standar untuk mengasuh anak, seperti yang kita berdua tahu. Orang-orang memiliki pandangan berbeda tentang apa yang harus diizinkan dan tidak, ”katanya.

Dia mengatakan perusahaannya sedang berupaya untuk memberdayakan orang tua untuk mengontrol akses anak mereka termasuk menciptakan batasan usia untuk aplikasi serta persetujuan orang tua untuk aplikasi, dan memberi label musik dengan lirik eksplisit. (*)