Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 07 Mei 2019 / 15:26 WIB

UNS & Warga Kadirejo Kelola Enceng Gondok

SEMARANG,KRJOGJA.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (PT) mengajak masyarakat  Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang untuk mengelola dan memanfaatkan tanaman enceng gondok yang tumbuh subur di Rawa Pening  untuk pakan ternak dan kompos.  

Tanaman ini bisa membantu peternak memenuhi kebutuhan pakan hewan ternak, di musim kemarau. UNS juga akan melakukan pedampingan, analisis hasil kompos dan gizi pakan ternak yang dihasilkan dan  melakukan analisis usaha kompos dan pakan ternak.

Ketua Kegiatan UNS di Kabupaten Semarang, Mercy Bientri Yunindanova mengatakan, kegiatan ini diinisiasi dari keprihatinan terhadap permasalahan enceng gondok di Rawa Pening. Ternyata gulma memiliki kemampuan tumbuh sangat cepat dengan kecepatan 3 persen  per hari. Tingkat pertumbuhan gulma enceng gondok melebihi kapasitas manusia dalam membasmi maupun memanfaatkanya.

“Enceng gondok sudah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kerajinan. Namun, usaha industri pemanfaatan enceng gondok di kawasan Rawa Pening masih terbatas. Kami akan kelola enceng gondok ini sebagai kompos dan pakan ternak bersama Forum Tani Muda Jawa Tenga," kata dosen Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian UNS ini,di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang,  Selasa (07/05/2019). 

Dari penelitian, enceng gondok berpotensi sebagai kompos dan pakan ternak dalam bentuk silase (hasil fermentasi). Diharapkan dengan program ini memberikan kontribusi pada penanganan isu lingkungan dalam upaya bertahap untuk membuat rawa pening kembali menjadi perairan yang bersih dan nyaman. “Program ini digarap berlangsung sampai Oktober 2019,” tukasnya. (Sus)