Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 07 Mei 2019 / 10:39 WIB

Ngabuburit di Taman Ramadan Kali Lunyu

KLATEN, KRJOGJA.com - Taman Ramadan Kali Lunyu dibuka Senin (6/5/2019) sore. Taman berupa pusat kuliner khusus Ramadhan ini berada di pinggir jalan Kali Lunyu dekat Stadion Trikoyo Klaten.

Hari pertama baru ada sejumlah stand, dan belum banyak pengunjung, apalagi saat berlangsung upacara pembukaan diguyur hujan deras. Namun demikian, tempat ini menjadi alternatif bagi masyarakat Klaten, sebagai destinasi wisata ngabuburit, menunggu datangnya waktu berbuka puasa.

Hari pertama didominasi oleh penjual minuman dan jajanan. Hal ini membuat sejumlah warga yang akan membeli sayur dan lauk-pauk kecewa. Mereka terpaksa berbalik arah menuju ke kampung Ramadhan di kompleks Masjid Mlinjon. Acara pembukan Taman Ramadhan Kali Lunyu diisi tausiah oleh Prof Suratman, dari Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana Universitas Gadjah Mada (UGM).

Prof. Suratman mengatakan, segala materi duniawi tak akan ada artinya pada saat maut menjemput. Untuk itulah, harus berusaha untuk menjadi orang yang beriman, agar mencapai tingkat ketaqwaan tertinggi. ‘Kita harus berusaha menjadi makhluk yang istimewa, jangan biasa saja, karena kita diciptakan sebagai makhluk yang sempurna. Kita punya hati, perasaan dan akal,” kata Prof. Suratman.

Kepala Sekolah sungai Klaten, Jaka Sawaldi mengajak masyarakat di bulan puasa, tidak hanya menahan diri dari makan, minum dan perbuatan lain yang membatalkanya, namun juga puasa plastik. Yakni  menahan diri untuk tidak menggunakan, atau menekan seminimal mungkin dalam penggunaaan plastik. Hal ini penting, untuk menyelematkan bumi dari sampah –sampah plastik tersebut. (Sit)