DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 06 Mei 2019 / 11:14 WIB

109 SPBU di DIY Siap Cukupi Kebutuhan BBM

YOGYA, KRJOGJA.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Regio (MOR) IV Wilayah Jawa Tengah dan DIY memprediksi penyaluran selama bulan Ramadan dan Idul Fitri untuk produk BBM jenis Gasoline di DIY akan mengalami kenaikan rata-rata 8 persen. Kalau biasanya penyaluran mencapai 1.807 Kiloliter (KL) perhari, pada Ramadan dan Idul Fitri kali ini meningkat menjadi 1.950 KL perhari.

"Secara rinci, untuk produk pertamax diprediksi akan naik 20 persen, premium 10 persen dan Pertalite sebesar 5 persen dari hari biasanya," ujar Unit Manager Comm & CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari di Yogyakarta.

Berbeda dengan produk gasoline, untuk produk gasoil (biosolar dan dex series) diprediksi akan mengalami penurunan 12 persen dari rata-rata harian normal yaitu dari 407 KL menjadi 356 KL. Salah satu produk gasoil yang akan mengalami penurunan adalah biosolar sebanyak 14 persen setiap harinya. "Penurunan penyaluran produk bahan bakar gasoil dikarenakan berkurangnya aktivitas industri selama Ramadan dan Idul Fitri 1440 H," jelas Andar.

Meski diprediksi akan terjadi penurunan, namun Pertamina MOR IV tetap menyiapkan stok gasoil di terminal-terminal BBM di wilayah operasi Pertamina MOR IV. Pasokan BBM ke masyarakat di Jateng dan DIY dipasok melalui tujuh Terminal BBM yaitu TBBM Semarang Group, TBBM Boyolali, TBBM Lomanis, TBBM Maos, TBBM Tegal, TBBM Cilacap dan TBBM Rewulu.

Saat ini, Pertamina MOR IV telah menyiapkan kebutuhan stok dan penyaluran di seluruh TBBM tersebut. "Kami juga memastikan seluruh SPBU di DIY yang berjumlah 109 SPBU telah siap melayani masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan BBM menjelang bulan Ramadan," tandas Andar.

Pertamina MOR IV juga akan menyiagakan tim satgas Ramadan dan Idul Fitri 1440 H di Kantor Cabang Pertamina MOR IV DIY Surakarta di Jalan Margo Utomo Yogyakarta. Satgas akan dimulai pada H-15 hingga H+15 Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Tim akan bertugas selama 24 jam demi memonitor dan memastikan ketersediaan energi bahan bakar di seluruh wilayah DIY. (Ira)