Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 06 Mei 2019 / 11:40 WIB

Pendidikan di Indonesia Berbasis Masa Depan

JAKARTA, KRJOGJA.com - nti dari pendidikan adalah guru sehingga  pengembangan Indonesia harus berbasis masa depan agar dapat memberikan nilai tambah dan menjadi solusi bagi masyarakat.

"Pendidikan harus berbasis pada masa depan, jika pendidikan tidak berbasis masa depan, maka pendidikan itu sama saja dengan museum yang berbasis pada masa lalu, meskipun museum penting sebagai pembelajaran,"demikian Menriatekdikti Mohammad Nasir di Jakarta Sabtu (5/5 2019).

Inti dari kemajuan suatu negara adalah pendidikan dan inti dari pendidikan adalah guru. Oleh karena itu UNY sebagai tempat pendidikan guru dan sebagai penopang utama pendidikan secara nasional memiliki pengaruh penting dalam meningkatkan pendidikan nasional yang lebih baik. 
Kesejahteraan dan kemajuan kualitas guru pun perlu diperhatikan demi kemajuan bangsa.

"Saat ini pemerintah sudah memberi kesejahteraan yang lebih baik kepada guru dibandingkan masa-masa yang lalu. Peningkatan tunjangan dan kesejahteraan itulah yang membuat minat terhadap pendidikan keguruan dan profesi guru semakin meningkat," imbuh .

Empat faktor utama yang mempengaruhi kualitas pendidikan suatu instansi pendidikan. "Pertama adalah gurunya, sejauh mana kualitas dan tingkat pengetahuan gurunya, kedua adalah kurikulumnya, ketiga sarananya, dan yang keempat budaya lingkungannya," paparnya.

Lingkungan budaya suatu daerah harus menjadi bagian yang harus diperhatikan. Budaya pendidikan sebuah daerah akan ikut mempengaruhi daya saing daerah tersebut. 
"Kenapa Yogya, Bandung, Malang, menjadi pusat-pusat pendidikan? Karena lingkungan budaya mendorong budaya belajar itu. Karena itulah maka kita semua harus memperbaiki atau memberi perhatian yang besar kepada budaya dan lingkungan belajar kita semua," ungkapnya.

Selain itu   pendidikan tinggi di Indonesia harus mampu menghadapi tantangan globalisasi di era Revolusi Industri 4.0 dan menghasilkan pendidikan yang berkualitas.
"Guru menjadi faktor kunci keberhasilan, penting untuk kita berinvestasi dalam menyiapkan guru profesional dan kompeten yang mampu mendidik generasi muda menuju masa depan Indonesia yang lebih cerah," tegas Menteri Nasir.(ati)