Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 03 Mei 2019 / 18:41 WIB

Awal Ramadan, Tempat Hiburan Ditutup Sementara


SALATIGA, KRJOGJA.com - Pemkot Salatiga menutup sementara dan membatasi jam operasional tempat hiburan umum dan  panti pijat awal bulan Ramadan.

Penutupan tempat hiburan umum ditetapkan dalam Surat Edaran Wali Kota Salatiga Nomor 003.2/139/417.1 tentang Operasional Usaha Hiburan Umum Hotel/Penginapan, Restoran, Rumah/Warung Makan, Selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Walikota Salatiga Yuliyanto mengatakan sesuai surat edaran pelaku usaha hiburan umum diminta menutup usahanya pada 5 – 8 Mei 2019 dan 3 – 6 Juni 2019. Pelaku usaha harus menaati jam operasional tempat karaoke dan panti pijat.Jam operasional tempat hiburan umum boleh bukan mulai pukul 21.00 dan tutup pukul 01.00.  Untuk panti pijat buka pukul 10.00 - 17.00 dan pukul 21.00 sampai 23.00.

“Pelaku usaha yang melanggar jam operasional akan kami tindak tegas.Silahkan Satpol PP untuk bergerak,” jelas Yuliyanto kepada Krjogja.com, Jumat (03/5/2019).

Sedangkan untuk jam operasional rumah biliard selama Ramadan diatur mulai pukul 12.00 – 17.00 dan mulai puku  21.00 – 01.00.  Jam operasional gelanggang permainan ketangkasan mekanik/elektronik yakni mulai pukul 10.00 - 17.00 dan buka kembali mulai pukul 21.00 - 24.00.

Terkait dengan perhotelan dan penginapan, Walikota Salatiga Yuliyanto meminta pemilik agar  berperan aktif mencegah terjadinya perbuatan asusila oleh pasangan tanpa ikatan perkawinan.

Kabid Ketertiban Umum (Tibum)  Tranlinmas Dinas Satpol Kota Salatiga Kusdianto mengatakan, Satpol PP melakukan pengawasan ketat terhadap operasional tempat hiburan umum dan panti pijat. Selain itu, Satpol PP juga akan melakukan pantauan khusus terhadap hotel dan tempat karaoke. “Mulai Jumat (03/05/2019) sore kami mulai menyisir dan menyosialisasi aturan ini,” kata Kusdianto. (Sus)