Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 03 Mei 2019 / 06:56 WIB

Raih Penghargaan Pengelola Data Koperasi Tingkat Provinsi

 
 
 
 
PANGKAL PINANG (KR) -  Pemda DIY kembali mengukir prestasi dengan meraih penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM sebagai Pengelola Data Koperasi Terbaik Tahun 2018 Tingkat Provinsi.  Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Koperasi dan UMKM di Pangkal Pinang Bangka Belitung pada Kamis malam (2/5).
 
Kehadiran Sultan HB X dalam acara tersebut  sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan koperasi yang ada di DIY.  Sultan sekaligus senantiasa mendorong koperasi untuk lebih meningkatkan kualitasnya. "Upaya peningkatan kualitas koperasi diantaranya manajemen pengelolaan, sumber daya manusia, kelembagaan, pelayanan serta tidak boleh melupakan jati diri koperasi. Dengan kualitas koperasi yang baik di harapkan dapat mensejahterakan masyarakat DIY khususnya anggota koperasi," tutur Sultan.
 
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM DIY, jumlah koperasi aktif di DIY sebesar 1.926 Koperasi per 31 Desember 2018. Dari jumlah tersebut, koperasi yang mengantongi sertifikat Nomor Induk Koperasi (NIK) sebanyak 1.073 sertifikat sisanya dalam proses pencetakan sertifikat NIK. Disamping itu, masih ada beberapa koperasi baru yang belum bisa memperoleh sertifikat NIK karena belum pernah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).
 
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi menjelaskan melihat kondisi koperasi di DIY yang belum semuanya memilliki sertifkasi NIK maka guna memudahkan pengelolaan data koperasi diterapkan aplikasi Online Data System (ODS) . Aplikasi tersebut bertujuan menertibkan administrasi badan hukum koperasi, mengidentifikasi nama-nama koperasi yang benar-benar aktif secara kelembagaan dan usaha. Selain itu, memudahkan monitoring, evaluasi dalam rangka pengembangan koperasi secara terarah dan tepat sasaran melalui program peningkatan daya saing maupun penguatan kelembagaan koperasi "Dengan diperolehnya penghargaan ini, kami berharap bisa menjadi motivasi kepada koperasi di DIY agar lebih baik," imbuh Siwi.
Sementara itu, Rakornas yang akan berlangsung hingga 4 Mei 2019 tersebut aman membahas tiga isu utama yakni penyusunan rencana strategis RPJMN 2020 hingga 2024, peningkatan teknologi informasi untuk layanan birokrasi dan pembangunan kompetensi sumber daya manusia. Ketiga topik ini menjadi agenda utama dalam Rakornas disamping meningkatkan koordinasi dan sinergi terhadap kegiatan atau program yang telah dilakukan selama ini.
 
Menteri Koperasi dan UKM RI Puspayoga  menambahkan, pemerintah sengaja memberikan penghargaan kepada para pemangku kepentingan yang telah dinilai berhasil menjalankan fungsi dan perannya sangat baik. Dengan adanya penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk melaksanakan keberpihakan yang berkesinambungan bagi pembangunan koperasi dan UMKM. Serta dapat  menjadi representatif atau stimulan bagi daerah lain untuk berpacu mengaktualkan komitmennya demi kemajuan dan kemandirian Koperasi dan UMKM Indonesia.
 
"Penghargaan itu diberikan untuk berbagai kategori bagi  Pemerintah Provinsi/ Kabupaten/Kota. Serta Gerakan Koperasi dan UMKM, kelompok lembaga keuangan  yang secara nyata, terukur, dan objektif dapat   mewujudkan komitmennya untuk mencapai hasil kerja yang optimal. Khususnya dalam katagori yang ditetapkan sesuai dengan fungsi dan kewenangannya dalam pembangunan koperasi dan UMKM," papar Puspayoga. (Ira/Ria)