Peristiwa Editor : Ivan Aditya Kamis, 02 Mei 2019 / 16:53 WIB

Ahmad Dhani Minta Penghitungan Suara Pilpres Diulang

SURABAYA, KRJOGJA.com - Terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot' Ahmad Dhani Prasetyo kembali meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera menghentikan penginputan suara Pilpres 2019. Dia juga meminta agar penghitungan suara diulang.

Hal itu dikatakan Dhani melalui surat yang dia tulis dari balik penjara Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur. Surat itu ditunjukkan oleh Ketua Tim Relawan Ahmad Dhani, Siti Rafika Hardiansari.

Di dalam surat musikus Dewa 19 itu menyebut bahwa KPU dan Bawaslu RI harus segera menghentikan penghitungan sebelum terjadinya tragedi nasional. "Demi menghindari tragedi nasional, alangkah baiknya bila Bawaslu perintahkan KPU untuk stop input data," tulis Dhani.

Dhani menuding, penghitungan suara yang saat ini tengah digelar oleh KPU dilakukan dengan cara yang curang. Dhani menuding ada indikasi human order yang menyebabkan maraknya kesalahan input suara dalam Sistem Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Ia pun meminta penghitungan suara diulang dari nol. "Dikarenakan masyarakat bisa melihat dan mengakses sendiri kejahatan human order, maka sebaiknya diulangi input dari nol lagi," kata dia.

Penghitungan ulang dimaksud, Dhani menambahkan, harus dilakukan dengan cara yang berbeda dari penghitungan sebelumnya. Proses penghitungan itu juga harus digelar dengan terbuka dan disaksikan langsung oleh masyarakat, termasuk Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi. (*)