DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 30 April 2019 / 12:09 WIB

Berita Populer Sepekan : Tanda Bahaya Gemparkan RSUP Sardjito, Banyak Bocah Menangis Sampai Diwarnai Baku Tembak, Empat Terduga Perampok Diringkus

BERAGAM  berita telah disajikan dan dinikmati para pembaca setia KRJOGJA.com. Namun, dalam sepekan ini ada lima berita yang mendapat perhatian pembaca. Berikut lima berita terpopuler pilihan pembaca 

Tanda Bahaya Gemparkan RSUP Sardjito, Banyak Bocah Menangis

Seorang bocah perempuan menangis tersedu-sedu lantaran mendengar bunyi alarm peringatan tanda bahaya di gedung Tempat Penitipan Anak (TPA) Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Dr Sardjito pada Jum'at (25/04/19). Pasalnya sang anak panik saat berada di dalam ruangan tersebut. Tangisannya bahkan  semakin keras meski sudah keluar dari gedung TPA.

Hal itu tampak dalam proses simulasi evakuasi memperingati hari kesiapsiagaan bencana Nasional 2019. Dan RSUP Dr Sardjito turut berpartisipasi dengan mengadakan simulasi bencana baik kebakaran maupun gempa bumi.

"Jadi hari ini kita berpartisipasi dalam rangka memperingati hari kesiap siagaan bencana nasional tahun 2019. Untuk skenarionya kita mengaktifkan seluruh alarm gedung dirumah sakit ini baik yang perawatan maupun yang non perawatan. Kemudian khusus yang diperkantoran kita anjurkan untuk melakukan evakuasi," kata Ruwanto penanggung jawab keselamatan kerja RSUP Dr Sardjito kepada KRjogja.com.

Resahkan Warga, 14 PSK di Sleman Terjaring Razia

Sebanyak 14 orang Pekerjaan Seks Komersial (PSK) diamankan oleh petugas gabungan Sat Pol PP, Kepolisian dan TNI dalam operasi Penyakit Masyakarat (Pekat). Mereka diamankan di dua lokasi yang berbeda dibeberapa wilayah, Caturtunggal, Depok, Sleman pada Rabu (23/04/19) malam.

Kabid Penegakkan Perundang-undangan Satpol PP DIY, Lilik Andi Aryanto mengungkapkan operasi tersebut bertujuan dalam rangka menciptakan kondisi tertib dan teratur terlebih lagi menjelang bulan Ramadan yang akan jatuh sebentar lagi. Diharapkan pada saat menunaikan puasa, masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan baik khususnya umat muslim yang ada di Yogyakarta.

"Operasi ini sekaligus menegakkan Peraturan Daerah tentang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat sekitar," kata Lilik saat ditemui kantor Satpol PP DIY, Kamis (25/04/19).

Tujuh Pedangdut Seksi Yogya Ini Cantiknya Minta Ampun

KEBERADAAN seorang biduan di atas panggung menjadi magnet tersendiri dalam dunia hiburan dangdut. Kecantikan dan penampilan seksi para penyanyinya ditambah vokal yang merdu menyihir siapapun untuk terus berjoget mengikuti hentakan irama lagu.

Demam dangdut terus mewabah di seantero negeri. Nama-nama baru penyanyi dangdut terus bermunculan seolah ingin menyusul kesuksesan yang telah diraih Via Vallen maupun Nella Kharisma di ibukota sana.

Begitu pula dengan hingar-bingar dunia dangdut lokal Yogya. Beberapa biduan mulai unjuk diri mengorbit, wajah cantik serta seksi yang dimiliki seolah menjanjikan suguhan bakal menarik di atas panggung dangdut.

Data C1 Tidak Cocok, 51 TPS di Klaten Gelar Hitung Ulang

Sebanyak 51 TPS di Kabupaten Klaten dilakukan penghitungan ulang. Hal dikarenakan ketidakcocokan antara C1 plano dengan C1 hologram dan salinan C1.

“Tetapi, sebagian besar karena tidak cocok data angka surat suara sah dengan pengguna hak pilih. Setelah dihitung ulang pemilih yang mencoblos partai dan caleg dihitung dua, jadi seolah terjadi penggelembungan,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten Arif Fatkhurrahan, Minggu (28/4).

Lebih lanjut Arif menjelasKan, puluhan TPS yang dilakukan hitung ulang adalah, di PPK Kecamatan Cawas teridri Desa Bawak (TPS 4) Desa Balak (TPS 8 dan TPS 10). Kecamatan Karanganom Desa Beku (TPS 4) Desa Jurang Jero (TPS 2) Desa Ngabeyan (TPS 6) Desa Brangkal (TPS 2) Desa Karanganom (TPS 2) Desa Karangan (TPS 7). Kecamatan Karangdowo di Desa Ringinputih (Tps 4 dan  TPS 6) Desa Tumpukan (TPS 5). Keamatan Klaten Utara di Desa Belangwetan (TPS 06, TPS 13, TPS 24, dan TPS 27).

Diwarnai Baku Tembak, Empat Terduga Perampok Diringkus

 

 

Empat pria terduga perampok diringkus di Jalan Purworejo - Yogyakarta Desa Borowetan Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo, Senin (29/4). Aksi baku tembak antara polisi dengan terduga pelaku mewarnai penangkapan tersebut.

Terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu mengendarai mobil Toyota Avanza B 1012 KMT. Diduga mereka sudah dikejar anggota reskrim Polda Yogyakarta sebelum masukke Purworejo.

Sampai lokasi kejadian, mobil pelaku kejahatan yang roda belakangnya sudah lepas diduga karena ditembak, menabrak truk tronton R 1751 GC. Truk yang dikemudikan Sarwono warga Cilacap itu sedang berhenti menunggu antrean buka tutup perbaikan jalan. "Truk berhenti, tiba-tiba mobil Avanza silver melaku kencang dan menabrak kendaraan saya. Mobil minibus lain yang membuntut di belakangnya, ikut berhenti," tuturnya kepada KRJOGJA.com. (*)