Ekonomi Agregasi    Sabtu, 27 April 2019 / 22:41 WIB

Bankir Inginkan Suku Bunga Acuan BI di Bawah 5%

JAKARTA, KRJOGJA.com - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono menanggapi keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 6%, dengan berharap agar suku bunga acuan bisa berada di bawah 5%.

"Kalau perbankan harapkan turun, tetapi dengan kondisi (ekonomi) global yang masih fluktuatif, Indonesia stabil sudah menunjukkan suatu prestasi," kata Maryono seperti dilansir Antaranews, Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Dia menyebutkan bahwa BTN tidak melakukan penyesuaian dengan ditahannya suku bunga acuan, apalagi BI menahan di level 6% sudah kelima kalinya secara berturut-turut.

Menurut dia, suku bunga acuan yang ideal untuk perbankan di bawah 5%. "Idealnya di bawah 5% ya bagus, tetapi kan susah. Pernah sampai 4,75%," katanya.

Seperti diketahui, Bank Indonesia mengubah kembali proyeksinya bahwa The Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga acuan (Fed Funds Rate) dalam dua tahun ke depan.

Sebelum Rapat Dewan Gubernur pada April 2019 ini, BI masih memproyeksikan suku bunga acuan AS akan naik satu kali selama dua tahun terakhir. "Dengan dinamika terakhir ini, ekonomi AS yang melambat, inflasi di AS yang tidak terlalu tinggi, bacaan kami The Fed tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini maupun tahun depan," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (*)