DIY Editor : Danar Widiyanto Jumat, 26 April 2019 / 09:10 WIB

Bongkar Kasus Narkoba, GKR Hemas Berikan Apresiasi

YOGYA, KRJOGJA.com - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas memberikan apresiasi penghargaan kepada 13 anggota Sat Resnarkoba Polresta Yogyakarta. Pasalnya pada beberapa waktu lalu, 13 anggota kepolisian tersebut telah menangkap dan membongkar jaringan pengedar serta ladang penanam tanaman ganja yang sebelumnya setelah tersebar di Yogyakarta.

Disela kesibukanya sebagai calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD)GKR Hemas belum sempat memberikan apresiasinya kepada jejaran Sat Resnarkoba Yogyakarta. Namun pada Kamis (25/04/19) Hemas berkesempatan berkunjung ke Mapolresta untuk memberikan penghargaan tersebut.

"Jadi untuk masalah narkoba ini Yogya sudah bukan satu-satunya daerah yang juga termasuk aman, maka dengan ditemukannya atau keberhasilan ini luar biasa bisa mengungkap dan mendapatkan tanaman ganja prestasi yang baik, maka saya memberikan penghargaan pada yang bersangkutan," kata GKR Hemas kepada para wartawan.

Menurutnya, dengan mengungkap kasus tersebut terlebih temuan akar (ladang) bahkan berada di luar Yogyakarta, maka pihak Sat Resnarkoba sudah menyelamatkan banyak pihak khususnya bagi anak muda Yogya sendiri.

"Saya ini memang masih komitmen untuk tetap mengawal Daerah Istimewa Yogyakata dalam segala bentuk, walaupun keistimewaan sudah bisa dicapai tapi makna dari keistimewaan ini masih perlu ada pengawasan di tingkat pusat," katanya.

Sementara itu Kapolresta Yogyakarta Kombe Pol Armaini mengatakan, pihaknya sangat senang atas penghargaan yang diberikan GKR Hemas kepada jajaran anggota Sat Resnarkoba.

"Kami senang sekali atas apresiasi yang diberikan oleh GKR Hemas ke jajaran Polresta Yogya khususnya Satuan Resnakorba kami yang telah mengungkap kasus ganja beberapa waktu lalu. Yang mana kasus ini memang luar biasa buat kami," ucap Kompol Armaini.

Oleh karena itu, untuk mengungkap kasus ganja yang telah beredar di DIY, anggotanya membuktikan kasus tersebut tidak tanggung-tanggung ditangani hingga kepemilik ladang ganja.

"Sat Resnarkoba sampai mengungkap kasus ini hingga ke daerah yang bukan hukum kami dan ini sangat luar biasa. Jadi Kami sangat senang beliau apresiasi kepada kami," tambahnya.

Meskipun demikian, anggota yang telah menerima penghargaan tidak bisa secara langsung untuk naik pangkat. Menurutnya para anggota masih harus memenuhi beberapa syarat dan juga mengikuti berbagi pendidikan.

"Atas penghargaan tersebut, setidaknya yang para penerima bisa mendapat poin tambahan dan mendorong anggotanya yang lain untuk lebih bersemangat dalam memberantas peredaran narkoba, terlebih DIY merupakan pasar yang diincar para pengedar," ucapnya.(Ive)