Jateng Editor : Danar Widiyanto Kamis, 25 April 2019 / 10:41 WIB

Tiga TPS di Sukoharjo Gelar PSU

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan dilaksanakan di tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Sukoharjo. Hal itu dilakukan sesuai rekomendasi Bawaslu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo karena adanya dugaan pelanggaran atau kesalahan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Kamis (25/4/2019) mengatakan, sebelumnya memang sudah ada rekomendasi dari Bawaslu ke KPU Sukoharjo terkait penyelenggaraan PSU di tiga TPS. Rekomendasi tersebut kemudian ditindaklanjuti KPU Sukoharjo dengan mempersiapkan penyelenggaraan PSU.

PSU tersebut rencananya akan diselenggarakan di TPS 002 Desa Gedangan, Kecamatan Grogol, TPS 005 Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, TPS 007 Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari. Masing masing TPS yang menyelenggarakan PSU disebabkan karena faktor berbeda. Selain itu jenis pemilihan ulang yang akan dilakukan juga beda.

Di TPS 002 Desa Gedangan, Kecamatan Grogol ada empat pemungutan yakni pemilihan presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi. Sementara untuk TPS 005 Desa Karanganyar, Kecamatan Weru hanya pemilihan presiden. Untuk TPS 007 Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari ada empat jenis pemilihan yakni Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi.

Masing masing petugas di TPS tersebut sudah mendapatkan informasi dan sosialisasi berkaitan dengan PSU. Hal itu penting karena menyangkut kesiapan pelayanan pada warga atau pemilih.

Rekomendasi yang disampaikan Bawaslu ke KPU Sukoharjo mengenai penyebab PSU diantaranya karena faktor kesalahan petugas TPS. Salah satunya seperti adanya pemilih diluar Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan DPTb Kabupaten Sukoharjo menggunakan hak pilihnya di TPS yang diulang tersebut. Pemilih tersebut saat memilih hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) tanpa undangan padahal bukan warga setempat.

Rekomendasi PSU di tiga TPS juga telah disosialisasikan oleh KPU Sukoharjo ke partai politik (parpol). Hasilnya para parpol menyatakan setuju agar tiga TPS menyelenggarakan PSU. Dengan demikian maka diharapkan pesta demokrasi dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

"PSU terjadi tidak hanya di Sukoharjo saja namun dibeberapa daerah. Penyebabnya hampir sama karena kesalahan petugas pada saat penyelenggaraan coblosan pemilu kemarin," ujarnya.

Pelaksanaan PSU di tiga TPS di Sukoharjo akan digelar pada 27 April 2019 nanti. Jadwal tersebut sudah diputuskan dan tinggal dilaksanakan. Untuk pelaksanaan PSU pihak KPU Sukoharjo masih menunggu kiriman logistik dari KPU RI

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, Bawaslu Sukoharjo memang memberikan rekomendasi kepada KPU Sukoharjo berkaitan dengan penyelenggaraan PSU di tiga TPS. Rekomendasi PSU diberikan karena Bawaslu Sukoharjo menemukan adanya pelanggaran atau kesalahan saat penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut seperti ada dugaan pelanggaran pasal 372 ayat 2 huruf d. Isinya yakni pemilih yang tidak memiliki kartu tanda penduduk elektronik dan tidak terdaftar di daftar pemilih tetap dan pemilih tambahan.

"Pelanggaran tersebut memenuhi unsur untuk digelar PSU ditiga TPS," ujarnya. (Mam)