Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 23 April 2019 / 23:50 WIB

Lupakan Konflik Pilpres, Saatnya Masyarakat Kembali Bersatu

SEMARANG, KRJOGJA.com - Komandan Rayon Militer (Danramil) 11 Pedurungan, Kodim 0733 BS Semarang Kapten Arh Sujono mengajak seluruh komponen masyarakat bersatu kembali dan menjalin persahabatan atau kekeluargaan sebagaimana sebelum disibukkan dengan aktifitas dukungan politik pada Pilpres dan Pileg lalu. 

"Kami mengajak para aparat pemerintahan termasuk seluruh komponen pengamanan dan pertahanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa menjadi ujung tombak menyatukan kembali masyarakat yang terbelah akibat aktifitas dukungan politik selama Pilpres dan Pileg kemarin. Kita harus segera mengambil langkah untuk menjaga agar persatuan dan kesatuan bangsa ini tetap kokoh dalam bingkai NKRI," tegas Kapten Arh Sujono di hadapan para hadirin peserta silaturahmi aparat pemerintahan dan tokoh masyarakat dalam rangka Komunikasi Sosial Program Komando Kewilayahan yang digelar Koramil 11 Pedurungan, Selasa (23/4/2019) di Hotel Horison Nindya, Pedurungan Semarang.

Kapten Arh Sujono menegaskan bahwa TNI tetap menjaga netralitas dan menempatkan diri sebagai garda terdepan menjaga dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. "Kami tidak terlibat dalam dukung mendukung pasangan dalam pemilihan umum. Politik kami adalah politik negara. Bertugas dan bertanggungjawab menjaga kedaulatan NKRI. Oleh karena itu kami selalu menghimbau kepada masyarakat untuk lebih mementingkan nilai-nilai kebangsaan dengan menjaga persatuan dan kesatuan. jangan hancurkan negeri ini dengan pertikaian, mari kita bangun dan tingkatkan rasa persaudaraan kita dengan melupakan perbedaan pendapat maupun pilihan. Sekarang kita bersatu kembali untuk membangun dan membentengi Indonesia," tegas Kapten Arh Sujono.

Silaturahmi Komunikasi Sosial (Komsos) juga dihadiri Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi SH MH, Camat Pedurungan Dr Kukuh Sudharmanto serta Ketua KUA Drs H Syamsuri MH.

Kapolsek Pedurungan Kompol Mulyadi SH MH sependapat dengan apa yang disampaikan Danramil 11 Pedurungan, dimana semua warga masyarakat harus dapat menahan diri dan tidak terjebak dalam euforia kemenangan maupun kekalahan paslon yang didukung. Masyarakat harus sadar hukum, memahami hukum dan akibatnya. Bilamana ada hal-hal yang menyangkut rasa ketidak puasan serahkan dan percayakan pada proses hukum. Jangan bertindak sendiri yang justru melanggar dan berdampak hukum. 

"Saatnya kini kita menghormati semua tatanan dan proses yang berlaku. Lebih baik kita sekarang bersatu dan membangun persaudaraan kembali sebagaimana yang disampaikan Danramil. Kami bersama TNI satu pendapat dan satu tekad untuk menjaga iklim kondusif pasca Pemilu. Kami bersyukur dan berterima kasih di wilayah kita ini berlangsung kondusif, aman dan tak ada gejolak. Saya minta ini harus kita jaga dan pertahankan," ungkap Kompol Mulyadi SH MH.

Sementara Camat Pedurungan Dr Kukuh Sudharmanto ikut menyampaikan apresiasi kepada warganya atas sukses melaksanakan dan menyukseskan Pemilu Pilpres dan Pileg. Warga dimintanya tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merusak demokrasi.

Kukuh lebih banyak memaparkan situasi dan kondisi Kota Semarang yang perlu didukung iklim kondusifnya karena sebagai modal dasar untuk mensejahterakan seluruh warga masyarakatnya.

"Kondusifitas Kota Semarang akan memberikan rasa nyaman dan aman sehingga aktifitas perekonomian akan terus menggeliat dan itu akan mempengaruhi hajat hidup warga masyarakatnya," papar Kukuh Sudharmanto. 

Kepada wartawan, Kapten Arh Sujono memaparkan selama pelaksanaan Pemilu di wilayahnya berlangsung aman, tertib dan lancar. "Kami, Danramil, Kapolsek, Camat dan untur pimpinan terkait selalu bersama menjalin komunikasi dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif di wilayah. Alhamdulillah masyarakat mendukungnya sehingga atas peran RT, RW dan para tokoh masyarakat keamanan bisa terjamin dengan baik," ujar Kapten Arh Sujono.

Silaturahmi Komunikasi Sosial di wilayahnya sebenarnya dilakukanrutin berkala, tidak menunggu momentun. Pelaksanaan kali ini mementumnya tepat usai Pemilu, sehingga diarahkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan pasca Pemilu. (Cha)