Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 23 April 2019 / 13:32 WIB

Masyarakat Butuh Kehadiran Tenaga Perawat

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Tenaga keperawatan tidak hanya dibutuhkan di lembaga rumah sakit, Puskesmas, maupun pemerintahan, namun masyarakat juga butuh kehadiran tenaga perawat. Terlebih warga miskin yang buta akan alur pelayanan kesehatan.

“Banyak warga miskin yang belum tersentuh akses kesehatan secara memadai, bahkan belum terakomodir BPJS maupun jaminan kesehatan lainnya dari pemerintah,” kata Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Luhur Bambudi ST MM, Selasa (23/04/2019).

Dalam kuliah umum Dies Natalis ke-17 Akademi Keperawatan (AKPER) Pemkab Purworejo Luhur Pambudi menandaskan bahwa tenaga perawat kesehtan harus mampu memberikan edukasi terkait kesehatan pada masyarakat. “Sebagai profesi, seorang perawat akan bertindak di manapun berada ketika mendapati warga yang membutuhkan layanan kesehtan,” tandasnya.

Dalam kuliah umum ini selain Luhur Pambudi, AKPER Pemkab Purworejo jug amenghadirkan nara sumber Rektor Universitas Wahid Hasyim Semarang Prof Dr Mahmutarom M HUM dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Setda Purworejo Drs Sigit Budi Mulyanto MM.

Pada kesempatan itu Mahmutarom menambahkan, bahwa tenaga keperawatan sangat dibutuhkan. Termasuk di luar negeri. “Memang kemampuan tenaga keperawatan kita di luar negeri masih kalah dengan Fhilipina, tapi justru banyak pasien yang memilih dirawat perawat Indonesia.  Ini karena perawat kita biasa bekerja dengan hati. Penuh kasih sayang,” jelasnya. (Nar)