Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 23 April 2019 / 09:56 WIB

Pickme Atasi Problem Kemacetan di Kota Besar

SEMARANG, KRJOGJA.com - Di Kota Semarang muncul perusahaan startup baru yang menjanjikan bisa untuk mengatasi problem kemacetan di kota-kota besar di Indonesia. Perusahaan berbasis aplikasi Pickme.id akan mampu mengurangi jumlah kendaraan di kota besar hingga 80 persen.

Hal ini diungkapkan owner pickme.id Simon Suryanto kepada wartawan di Semarang, Senin (22/04/2019). Pickme.id merupakan perusahaan transportasi online yang menyasar segmen pelajar dan profesional.

Bahkan perusahaan yang baru di launching di Semarang ini juga menjanjikan pendapatan bagi ibu-ibu rumahtangga yang setiap hari memiliki tugas melakukan antar jemput anak ke sekolah.

“Pickme kami dirikan untuk menjawab problem pemerintah dalam mengatasi kemacetan di kota besar. Pada waktu jam kerja dan waktu jam sekolah pasti semua jalanan macet karena semua orang memakai kendaraan masing masing. Pickme di buat dengan konsep bahwa ibu ibu yang mengantar anaknya berangkat sekolah sendiri, dapat memanfaatkan mobilnya untuk mengantar anak anak lain yang sejalan dengan sekolah anaknya. Aktifitas ibu tetap jalan dan ibu mendapat tambahan uang jajan setiap bulannya,” tutur Simon.

Untuk professional atau karyawan juga begitu. Profesional yang berangkat kantor sendiri bisa memanfaatkan mobilnya untuk menjemput professional lainnya yang searah dengan dia. Kerjaan utama tetap, yang bersangkutan bisa mandapat tambahan setiap bulannya dan juga bantu program pemerintah dalam mengatasi kemacetan di kota besar.

Dengan program ini, jika sebelumnya satu mobil hanya ditumpangi dengan satu atau dua orang, jika dikerjasamakan dengan pickme.id, maka satu mobil bisa diisi dengan lima atau enam orang penumpang. Dengan demikian jumlah kendaraan yang akan keluar rumah bisa berkurang hingga 80 persen.

Menurut Simon, peluang ini juga bisa di manfaatkan oleh pengemudi ojek online. Mereka bisa juga mengambil jadwal penumpang yang tetap dan pasti setiap hari nya. “Bagi pengemudi ojek online dan sejenisnya lumayan. Minimal untuk cicilan mobilnya aman dulu setiap bulannya. Setelah itu dia dapat menjalankan appliaksi ojek onlinenya setelah mengantar atau menjemput penumpang bulanan nya,” tutur Simon Suryanto.

Setelah launching di Semarang, pickme.id juga akan dilaunching di Surabaya, Jogjakarta, Bandung dan Jakarta. Tahun ini ditargetkan pickme.id sudah akan ada di semua ibukota provinsi di Indonesia. Simon yakin pickme akan menjadi perusahaan baru yang akan berkembang dan membantu pemerintah untuk mengatasi problem macet di perkotaan. (Bdi)