Jateng Editor : Agus Sigit Senin, 22 April 2019 / 15:32 WIB

169 Prajurit Infanteri Digembleng di Dodiklatpur

KLATEN, KRJOGJA.com – Selama tiga bulan, 169 prajurit TNI akan digembleng di Depo Pendidikan Latihan dan Pertempuran (Dodiklatpur) Rindam IV/Diponegoro, Klaten. Hal ini untuk membentuk prajurit infanteri yang memiliki kualifikasi sesuai Spesialis Jabatan Militer (SJM) tingkat 1 di kecabangan infanteri.

Komandan Dodiklatpur Danrindam IV/Diponegoro, Letkol Inf. Agus Adhy Darmawan dalam sambutannya mewakili Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri, Mayor Jendral Teguh Pujo Rumekso, Senin (22/4) mengemukakan, Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD gelombang 2 tersebut dititikberatkan dalam pembentukan dasar-dasar keprajuritan infanteri. Prajurit infanteri yang memiliki integritas, rela berkorban untuk negara dan cinta tanah air serta Pancasilais, Sapta Margais dan berpegang teguh pada sumpah prajurit.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, seiring dengan perkembangan situasi saat ini, seorang prajurit infanteri juga harus memiliki kemampuan lebih. Beberapa tuntutan yang harus dipenuhi antara lain, memiliki loyalitas yang tinggi, mampu bertindak sebagai garda terdepan TNI AD, memiliki mental baja dalam menghadapi tantangan, dan berpola hidup sederhana. Selain itu juga harus terus meningkatkan upaya agar  bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, kesatuan dan lingkungan.

Agus menambahkan, dalam pendidikan di kecabangan ini diharapkan para tamtama siswa dapat dilatih dan dibimbing sesuai tujuan serta sasaran pendidikan.Yakni dengan memperhatikan faktor keamanan dan menghindari hal-hal yang tidak diperlukan dalam pelatihan. (Sit)